TUGAS 3 – SOSIOLOGI KELUARGA

TUGAS 3 – SOSIOLOGI KELUARGA Tugas.3 Akhirnya, sampai juga di Tugas 3 ya..

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-925F5FA1
Format
DOCX
Jumlah halaman
2
Tahun
2026

Isi dokumen

TUGAS 3 – SOSIOLOGI KELUARGA Tugas.3 Akhirnya, sampai juga di Tugas 3 ya.. Good Job!!!!! Nah sekarang, bacalah artikel ini dengan cermat sebelum menjawab pertanyaan pada tugas

3. Komunikasi Keluarga di Tengah Dunia Digital Intan Dafina P Tumanggor Dunia digital telah mengubah cara kita berkomunikasi, termasuk di dalam keluarga. Percakapan yang dulu terjadi di ruang tamu atau meja makan kini sering berpindah ke layar ponsel. Grup Whats App keluarga menjadi tempat berbagi kabar, foto, hingga perdebatan kecil yang kadang terasa lebih ramai daripada obrolan tatap muka. Ironisnya, di tengah kemudahan berkomunikasi itu, kedekatan emosional justru sering terasa menjauh. Tidak sedikit keluarga yang tinggal serumah, tetapi jarang benar-benar berbincang. Makan bersama dilakukan sambil menunduk menatap gawai. Pertanyaan sederhana seperti “hari ini bagaimana?” kalah cepat oleh notifikasi media sosial. Kehadiran fisik ada, tetapi perhatian terbagi. Lama-kelamaan, komunikasi berubah menjadi sekadar formalitas, bukan lagi ruang berbagi perasaan. Media digital sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Teknologi membantu keluarga yang terpisah jarak untuk tetap terhubung. Anak yang merantau bisa mengabari orang tua setiap hari, saudara yang berjauhan bisa saling menyapa tanpa menunggu momen khusus. Namun, masalah muncul ketika ruang digital menggantikan komunikasi yang seharusnya terjadi secara langsung, terutama bagi keluarga yang hidup berdampingan setiap hari. Dalam keluarga, komunikasi bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga soal empati dan kehadiran. Nada suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh sering kali menyampaikan makna yang tidak bisa digantikan oleh pesan singkat. Ketika komunikasi lebih banyak terjadi lewat layar, risiko salah paham menjadi lebih besar. Pesan yang dibaca tanpa konteks emosi mudah disalahartikan, memicu konflik yang sebenarnya sepele. Fenomena ini juga memengaruhi cara anggota keluarga mengekspresikan emosi. Ada yang lebih berani menyampaikan keluhan di grup keluarga, tetapi memilih diam ketika bertatap muka. Ada pula yang meluapkan perasaan di media sosial, sementara orang-orang terdekat justru tidak diajak bicara. Akibatnya, keluarga kehilangan perannya sebagai ruang aman untuk bercerita dan didengar. Komunikasi keluarga di era digital membutuhkan kesadaran bersama. Bukan berarti teknologi harus dijauhi, melainkan digunakan dengan bijak. Hal sederhana seperti menyepakati waktu tanpa gawai saat makan malam atau berkumpul di akhir pekan bisa menjadi langkah awal untuk membangun kembali kedekatan. Memberi perhatian penuh saat berbicara juga merupakan bentuk penghargaan yang sering terlupakan. Selain itu, keluarga perlu belajar mendengarkan tanpa menghakimi. Dunia digital mengajarkan kita untuk cepat bereaksi, tetapi komunikasi keluarga justru membutuhkan kesabaran. Mendengar cerita anak tanpa langsung membandingkan, atau menerima pendapat orang tua tanpa defensif, adalah bentuk komunikasi sehat yang tidak bisa dibangun secara instan.
Pada akhirnya, teknologi hanyalah alat. Kualitas komunikasi keluarga tetap ditentukan oleh niat dan sikap penggunanya. Di tengah dunia yang serba cepat dan terhubung, keluarga seharusnya menjadi tempat paling manusiawi ruang untuk berhenti sejenak, saling mendengar, dan merasa dipahami. Jika komunikasi itu bisa dijaga, rumah akan kembali menjadi tempat pulang yang hangat, bukan sekadar persinggahan di antara notifikasi. Sumber: https://kumparan.com/intan-tumanggor/komunikasi-keluarga-di-tengah-dunia- digital-26 Wu Wqp X6uo Artikel di atas menjelaskan tentang bagaimana perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berdampak pada perubahan pola komunikasi. Berdasarkan fenomena tersebut, coba jelaskan apa saja perubahan sosial yag terjadi pada keluarga akibat dari adanya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Apa saja tantangan yang dihadapi keluarga akibat perubahan sosial yang terjadi, khususnya berkaitan dengan perubahan struktur masyarakat agraris menuju masyarakat industri. Kaitkan juga dengan perubahan pola keluarga yang dibentuk. Jelaskan pentingnya pemahaman kesehatan reproduksi bagi remaja serta hal-hal apa saja yang bisa dilakukan oleh keluarga dalam meningkatkan pemahaman anak tentang kesehatan reproduksi. Selamat mengerjakan. Jangan lupa berikan jawaban original ya. Sumbernya juga harus dicantumkan jika mengacu pada referensi tertentu. JAWAB

1. Perubahan Sosial dalam Keluarga Akibat Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar terhadap kehidupan keluarga, terutama dalam cara berinteraksi dan menjalankan fungsi sosialnya. Dahulu, anggota keluarga lebih sering berkomunikasi secara langsung, sedangkan sekarang komunikasi banyak dilakukan melalui Whats App, panggilan video, dan media sosial. Perubahan ini memberikan manfaat karena hubungan keluarga tetap dapat terjaga meskipun terpisah jarak. Namun, penggunaan teknologi yang berlebihan juga dapat mengurangi kedekatan emosional antaranggota keluarga.

TUGAS 3 AUDIT FORENSIK

0 UNIVERSITAS TERBUKA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Program Studi Akuntansi Keuangan Publik RENCANA TUGAS MAHASISWA KE: 3 Kode Mata Kuliah EPFA4336 Nama Mata…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-C7D1BF7B

TUGAS 3 – PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

TUGAS 3 – PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN POLITIK DALAM PANDANGAN IMAN KRISTEN Shalom mahasiswa/i Universitas Terbuka, Pada sesi ketujuh ini Anda diminta mengerjakan…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-90BDBBE7

TUGAS 3 Teknologi Kinerja

TUGAS TUTORIAL Mata kuliah: SPTP4407/Teknologi Kinerja Program Studi: S-1 Teknologi Pendidikan Tugas ke: 3 (Tiga) Petunjuk: Kerjakanlah tugas berikut dalam…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-630DF399

TUGAS 3 SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN ORGANISASI

TUGAS KE 3 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Kursus: Sistem Pengendalian Manajemen Kode Kursus: EPFA4328 Jumlah SKS: 3 (Tiga) SKS Nama Pengembang: Yudhi Prasetiyo…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-278D4874