TUGAS 3 AUDIT FORENSIK

0 UNIVERSITAS TERBUKA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Program Studi Akuntansi Keuangan Publik RENCANA TUGAS MAHASISWA KE: 3 Kode Mata Kuliah EPFA4336 Nama Mata…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-C7D1BF7B
Format
DOCX
Jumlah halaman
6
Tahun
2026

Isi dokumen

0 UNIVERSITAS TERBUKA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Program Studi Akuntansi Keuangan Publik RENCANA TUGAS MAHASISWA KE: 3 Kode Mata Kuliah EPFA4336 Nama Mata Kuliah Audit Forensik Sks: 3 sks Semester: 2026.1 OTORISASI Penulis: Krist Setyo Yulianto, S. E., M. Acc. Penelaah: Hurian Kamela, S. E., M. S. Ak. Ketua Program Studi: Pesi Suryani, M. Ak. Bentuk Tugas Uraian (Esai Analitis dan Penyusunan Laporan Investigatif) Judul Tugas Penyusunan Laporan Hasil Audit Investigatif atas Dugaan Penggelembungan Harga dan Penyalahgunaan Wewenang dalam Pengadaan Alat Kesehatan CPU Mahasiswa mampu menyusun Laporan Hasil Audit Investigatif secara sistematis, objektif, dan berbasis bukti, yang memuat unsur 5W+1H, analisis penyimpangan, perhitungan kerugian negara, serta rekomendasi tindak lanjut sesuai standar pelaporan investigatif pada Modul

8. Deskripsi Tugas Mahasiswa diminta untuk menyusun Laporan Hasil Audit Investigatif atas studi kasus dugaan penggelembungan harga dan manipulasi dokumen pengadaan alat kesehatan pada RSUD Cempaka Tahun Anggaran 2022. Laporan harus disusun dalam bentuk BAB (bukan surat) dan memuat: a. Ringkasan eksekutif/simpulan b. Dasar audit, tujuan, ruang lingkup c. Metodologi audit investigatif d. Kronologi kejadian e. Analisis jenis dan modus penyimpangan f. Identifikasi pihak yang terlibat g. Analisis sebab dan dampak h. Perhitungan kerugian negara i. Bukti audit yang diperoleh j. Rekomendasi dan tindak lanjut Metode

1. Persiapan
Pengerjaan Tugas - Membaca Modul 8 Audit Forensik (Laporan Hasil Audit Investigatif). - Memahami struktur laporan bentuk Bab. - Memahami prinsip objektivitas dan berbasis bukti

2. Pelaksanaan - Menulis jawaban dalam bentuk esai 600–800 kata. - Menulis dengan bahasa formal audit. - Menghitung potensi kerugian negara secara jelas. - Menyusun rekomendasi berbasis temuan. Bentuk dan Format Luaran: Dikumpulkan dalam format Microsoft Word atau PDF Indikator dan Bobot Penilaian:

1. Struktur laporan sesuai – 20%

2. Kelengkapan unsur 5W+1H – 20%

3. Ketepatan analisis modus dan sebab penyimpangan – 15%

4. Ketepatan perhitungan kerugian negara – 15%

5. Kekuatan dan relevansi bukti audit – 15%

6. Ketepatan rekomendasi dan tindak lanjut – 10%

7. Sistematika dan bahasa – 5% Jadwal Pelaksanaan: Disesuaikan dengan jadwal praktik pertemuan ke-7. Daftar Pustaka:

1. Modul 8 Audit Forensik – Laporan Hasil Audit Investigatif.
TUGAS TUTORIAL 3 Penyusunan Laporan Hasil Audit Investigatif Modul 6 – Analisis dan Evaluasi Bukti Audit, khususnya:  Pengembangan hipotesis awal  Teknik pengumpulan bukti audit  Evaluasi kecukupan dan kompetensi bukti  Penyusunan kertas kerja audit  Dokumentasi dan pengendalian bukti Deskripsi Tugas Kasus Dugaan Penggelembungan Biaya Pengadaan Alat Kesehatan di RSUD Cempaka Tahun 2023 Pendahuluan RSUD Cempaka merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Lestari yang berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan, khususnya pada ruang Intensive Care Unit (ICU), RSUD Cempaka memperoleh alokasi belanja modal sebesar Rp18.750.000.000,00 pada Tahun Anggaran 2023 Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pengadaan 15 unit ventilator ICU melalui mekanisme e-purchasing dengan penyedia PT Medika Sejahtera Abadi. Pada awal tahun 2024, Inspektorat Daerah Kabupaten Lestari menerima pengaduan dari tenaga medis dan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan tersebut, antara lain:  Harga alat kesehatan jauh di atas harga pasar,  Spesifikasi barang tidak sesuai kontrak,  Proses serah terima dilakukan meskipun barang belum lengkap. Berdasarkan laporan tersebut, Bupati Kabupaten Lestari menerbitkan Surat Tugas Nomor 700/INV/2025 untuk melaksanakan audit investigatif. Temuan Awal Investigasi
Dari hasil pemeriksaan awal terhadap dokumen, observasi lapangan, wawancara, dan penelusuran transaksi keuangan, auditor memperoleh informasi sebagai berikut. A. Data Kontrak

1. Nilai kontrak pengadaan monitor pasien ICU adalah Rp9.750.000.000,00 untuk 15 unit atau Rp650.000.000,00 per unit.

2. Berdasarkan data pembanding dari e-Catalog LKPP, rumah sakit pemerintah lain, dan distributor resmi, harga monitor pasien ICU dengan spesifikasi setara berkisar Rp480.000.000,00 per unit. B. Pelaksanaan Pengadaan Selama pelaksanaan pekerjaan ditemukan beberapa kondisi berikut:

1. Terdapat addendum kontrak perubahan spesifikasi tanpa justifikasi teknis yang memadai.

2. Berita Acara Serah Terima (BAST) ditandatangani sebelum seluruh unit terpasang dan diuji fungsi pada tanggal 20 Oktober 2023, sedangkan berdasarkan hasil observasi fisik auditor masih terdapat 4 unit ventilator ICU yang belum terpasang dan belum dilakukan uji fungsi.

3. Seluruh pembayaran kepada penyedia telah dilakukan sebesar 100% sesuai nilai kontrak. C. Penelusuran Bukti Elektronik dan Keuangan Dalam proses audit investigatif, auditor memperoleh:

1. Komunikasi melalui aplikasi pesan singkat antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur PT Medika Sejahtera Abadi yang mengindikasikan adanya pembahasan mengenai penyesuaian harga sebelum kontrak ditandatangani atau pengaturan margin;

2. Data rekening koran yang menunjukkan adanya transfer dana sebesar Rp375.000.000,00 dari rekening Direktur PT Medika Sejahtera Abadi kepada rekening milik anggota keluarga salah satu pejabat RSUD dengan keterangan transaksi "Jasa Pendampingan Teknis". Sampai dengan berakhirnya audit investigatif, auditor belum memperoleh dokumen yang menunjukkan adanya hubungan pekerjaan ataupun kontrak jasa pendampingan teknis antara kedua belah pihak. Data Perbandingan Harga Perbandingan harga menunjukkan adanya selisih sebagai berikut. Uraian Harga Kontrak per Unit Harga Pasar (Rp) Selisih per Unit (Rp) Jumlah Unit Total Selisih (Rp)
(Rp) Ventilator ICU 650.000.00 0 480.000.00 0 170.000.00 0 15 2.550.000. 000 Potensi kerugian negara sementara atas penggelembungan harga ventilator sebesar Rp2.550.000.000,00 . Selain itu, auditor juga menemukan indikasi pemberian imbalan yang tidak sah atau kickback sebesar Rp375.000.000,00 kepada pihak yang memiliki hubungan dengan pejabat RSUD. Nilai tersebut tidak dihitung sebagai kerugian negara, tetapi menjadi bukti penting yang memperkuat dugaan penyimpangan dalam proses pengadaan. Pertanyaan:

1. Berdasarkan kasus di atas, susunlah Laporan Hasil Audit Investigatif secara lengkap. Laporan minimal harus memuat: A. Struktur laporan (bentuk Bab) a. Bab I: Simpulan dan Rekomendasi b. Bab II: Umum / Latar Belakang - Dasar audit - Tujuan dan ruang lingkup audit - Data objek audit/Kegiatan yang Diaudit B. Bab III: Uraian Hasil Audit Investigatif a. Materi Temuan - Jenis penyimpangan - Modus operandi - Pihak-pihak yang diduga terlibat - Penyebab dan Dampak Penyimpangan - Perhitungan kerugian negara - Bukti audit yang diperoleh

2. Laporan wajib mengungkap unsur 5W + 1H: A. What – bentuk penyimpangannya B. Why – Penyebab terjadinya C. Who – Pihak yang terlibat D. Where – Lokasi Kejadian E. When – Waktu kejadian F. How – Cara/Modus penyimpangannya. JAWAB LAPORAN HASIL AUDIT INVESTIGATIF Atas Dugaan Penggelembungan Harga dan Penyimpangan Pengadaan Alat Kesehatan RSUD Cempaka Kabupaten Lestari Tahun Anggaran 2023
BAB I SIMPULAN DAN REKOMENDASI 1.1 Simpulan Hasil Audit Berdasarkan pemeriksaan investigatif terhadap pengadaan alat kesehatan di RSUD Cempaka Kabupaten Lestari Tahun Anggaran 2023, ditemukan indikasi penyimpangan berupa penggelembungan harga, perubahan spesifikasi tanpa justifikasi teknis yang memadai, serta serah terima pekerjaan sebelum seluruh peralatan terpasang dan diuji fungsi.

TUGAS 3 – PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

TUGAS 3 – PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN POLITIK DALAM PANDANGAN IMAN KRISTEN Shalom mahasiswa/i Universitas Terbuka, Pada sesi ketujuh ini Anda diminta mengerjakan…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-90BDBBE7

TUGAS 3 SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN ORGANISASI

TUGAS KE 3 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Kursus: Sistem Pengendalian Manajemen Kode Kursus: EPFA4328 Jumlah SKS: 3 (Tiga) SKS Nama Pengembang: Yudhi Prasetiyo…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-278D4874

TUGAS 3 Teknologi Kinerja

TUGAS TUTORIAL Mata kuliah: SPTP4407/Teknologi Kinerja Program Studi: S-1 Teknologi Pendidikan Tugas ke: 3 (Tiga) Petunjuk: Kerjakanlah tugas berikut dalam…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-630DF399