TUGAS 3 SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN EACC
Tugas Tutorial Ketiga Sistem Pengendalian Manajemen (EACC4420) Saat ini di Indonesia bermunculan brand baru dalam industri makanan ayam goreng cepat saji.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-5F7A3D69
- Format
- DOCX
- Jumlah halaman
- 7
- Tahun
- 2026
Isi dokumen
Tugas Tutorial Ketiga Sistem Pengendalian Manajemen (EACC4420) Saat ini di Indonesia bermunculan brand baru dalam industri makanan ayam goreng cepat saji. Bagi usaha yang mampu menerapkan konsep going concern yang tepat maka bertahan, namun yang tidak mampu akan berguguran. Seleksi alam berjalan. Ada beberapa brand global yang telah beroperasi puluhan tahun di Indonesia. Salah satunya adalah restoran cepat saji Mc Donald’s (Mc D), yang telah mempunyai 314 gerai di berbagai kota di Indonesia. Pertumbuhan ini merupakan bagian dari ekspansi berkelanjutan oleh PT Rekso Nasional Food sebagai pemegang waralaba di Indonesia. Sebagai pemain lama dan menguasai pasar, bukan berarti Mc D tidak memiliki tantangan. Hadirnya kompetitor-kompetitor lokal yang menawarkan produk ayam cepat saji dengan kualitas tidak jauh berbeda dengan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen menjadi tantangan tersendiri. Isu keberlanjutan lingkungan ( sustainability ) juga menjadi PR bagi Mc D. Selain itu, isu kemanusiaan yang sangat sensitif yaitu boikot anti Israel, cukup mengguncang performa keuangannya. Menghadapi berbagai tantangan tersebut, perhatikan berbagai hal berikut. a. Menurut Anda bagaimana strategi dan pengendalian manajemen pemasaran Mc D agar lebih mampu menjamin keberlangsungan hidupnya? (skor 30) b. Menurut Anda bagaimana strategi dan pengendalian manajemen produksi Mc D agar lebih mampu menjamin keberlangsungan hidupnya? (skor 30) c. Dalam menangani isu lingkungan, apa yang sebaiknya Mc D lakukan selain strategi yang sudah dijalankan saat ini yaitu peniadaan sedotan plastik sejak 2018, mengganti kantong plastik dengan paper bag, dan menggunakan bahan ramah lingkungan untuk kemasan, serta membangun restoran berkonsep Bangunan Gedung Hijau? (skor 40) Selamat Mengerjakan dengan Jujur JAWABAN
A. Strategi dan Pengendalian Manajemen Pemasaran Mc Donald's untuk Menjamin Keberlangsungan Usaha Persaingan industri makanan cepat saji di Indonesia semakin ketat karena banyak merek lokal menawarkan produk ayam goreng dengan kualitas yang cukup baik dan harga lebih terjangkau. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Mc Donald's untuk mempertahankan pelanggan. Selain persaingan harga, isu boikot yang berkaitan dengan konflik Israel–Palestina juga memengaruhi persepsi sebagian masyarakat terhadap merek Mc Donald's. Berdasarkan konsep sistem pengendalian manajemen yang dijelaskan Mulyani (2022), perusahaan perlu memastikan bahwa strategi yang telah ditetapkan dapat diterapkan dan dievaluasi melalui pengukuran kinerja. Oleh karena itu, Mc Donald's tidak cukup hanya meningkatkan promosi, tetapi perlu mengendalikan efektivitas kegiatan pemasarannya. Strategi pertama adalah memperkuat diferensiasi produk dan menyesuaikan harga dengan daya beli konsumen . Mc Donald's dapat mengembangkan menu yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia, menyediakan pilihan paket hemat, serta menjaga kualitas rasa dan pelayanan. Strategi ini penting karena pelanggan memiliki banyak alternatif produk serupa dengan harga yang lebih murah. Strategi kedua adalah meningkatkan pemasaran digital melalui aplikasi, media sosial, dan program loyalitas pelanggan. Perusahaan dapat memanfaatkan riwayat pembelian secara bertanggung jawab untuk mengetahui menu yang diminati, waktu pembelian, dan efektivitas promosi. Dengan demikian, kegiatan pemasaran lebih tepat sasaran dan biaya promosi dapat digunakan secara efisien. Strategi ketiga berkaitan dengan pengelolaan reputasi. Menghadapi isu boikot, perusahaan sebaiknya memberikan informasi yang transparan mengenai operasional Mc Donald's Indonesia, hubungan waralaba, penggunaan pemasok lokal, serta kegiatan sosial yang benar-benar dilaksanakan. Komunikasi harus menghormati pandangan masyarakat dan tidak sekadar bertujuan memperbaiki citra melalui promosi. Kepercayaan konsumen akan lebih mudah dibangun apabila pernyataan perusahaan didukung tindakan nyata. Dari sisi pengendalian, manajemen perlu menetapkan indikator keberhasilan seperti pertumbuhan penjualan tiap gerai, jumlah transaksi, tingkat pembelian ulang, kepuasan pelanggan, biaya promosi dibandingkan hasil penjualan, dan jumlah keluhan yang berhasil diselesaikan.
Evaluasi dilakukan secara berkala dengan membandingkan pencapaian aktual terhadap target. Apabila penjualan menurun, manajemen perlu menelusuri penyebabnya, apakah karena harga, kualitas produk, pelayanan, kondisi pasar, atau perubahan persepsi konsumen. Menurut Mulyadi (2007), pengendalian manajemen perlu menghubungkan perencanaan strategis dengan ukuran kinerja agar tindakan perbaikan dapat dilakukan secara tepat. Karena itu, keberhasilan pemasaran Mc Donald's sebaiknya tidak hanya diukur berdasarkan peningkatan omzet, tetapi juga profitabilitas, loyalitas pelanggan, dan kepercayaan masyarakat. Dengan strategi tersebut, Mc Donald's dapat mempertahankan daya saing tanpa harus terus- menerus melakukan perang harga yang berisiko menurunkan keuntungan perusahaan. B. Strategi dan Pengendalian Manajemen Produksi Mc Donald's untuk Menjamin Keberlangsungan Usaha Dalam industri makanan cepat saji, kegiatan produksi sangat menentukan kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Mc Donald's harus menjaga agar makanan yang dihasilkan memiliki rasa, ukuran, kebersihan, dan standar keamanan yang konsisten di seluruh gerai. Namun, perusahaan juga perlu mengendalikan biaya produksi agar harga jual tetap kompetitif. Strategi yang dapat diterapkan adalah meningkatkan efisiensi melalui standardisasi proses produksi dan pengendalian kualitas bahan baku . Setiap gerai perlu menjalankan prosedur operasional yang jelas, mulai dari penerimaan bahan, penyimpanan, pengolahan makanan, hingga penyajian kepada pelanggan. Menurut Anthony dan Govindarajan (2005), sistem pengendalian manajemen membantu memastikan bahwa sumber daya organisasi digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan perusahaan. Dalam kegiatan produksi, prinsip tersebut dapat diterapkan melalui penetapan standar biaya, standar kualitas, serta evaluasi penyimpangan yang terjadi. Mc Donald's juga perlu memperkuat kerja sama dengan pemasok lokal yang memenuhi standar keamanan pangan dan kualitas. Kerja sama ini dapat membantu menjaga ketersediaan bahan baku, mengurangi ketergantungan terhadap impor, dan berpotensi menekan biaya distribusi. Namun, pemilihan pemasok tetap harus mempertimbangkan konsistensi mutu, harga, dan kemampuan memenuhi kebutuhan seluruh gerai. Selain itu, pengelolaan persediaan harus dilakukan berdasarkan perkiraan permintaan pelanggan. Sebagai contoh, gerai yang berada di pusat perbelanjaan mungkin mengalami peningkatan
pesanan pada akhir pekan. Dengan memanfaatkan data penjualan sebelumnya, manajemen dapat merencanakan kebutuhan bahan baku dan jumlah tenaga kerja secara lebih tepat. Pengendalian persediaan perlu memperhatikan masa simpan bahan, suhu penyimpanan, dan prinsip penggunaan bahan berdasarkan masa kedaluwarsa. Langkah tersebut penting untuk mengurangi pemborosan sekaligus menjaga keamanan makanan. Dari sisi pengendalian produksi, beberapa indikator yang perlu dipantau meliputi biaya bahan baku per produk, waktu penyelesaian pesanan, jumlah makanan yang terbuang, tingkat kerusakan bahan, kepatuhan terhadap standar kebersihan, serta jumlah keluhan terkait kualitas makanan. Manajemen pusat dapat melakukan pemeriksaan operasional secara berkala, sementara manajer gerai bertanggung jawab memperbaiki penyimpangan yang ditemukan. Misalnya, apabila jumlah bahan makanan terbuang meningkat, penyebabnya perlu dianalisis, apakah karena kesalahan perkiraan permintaan, penyimpanan yang kurang baik, atau proses memasak yang tidak sesuai standar. Dengan demikian, strategi produksi Mc Donald's harus mengutamakan keseimbangan antara efisiensi biaya, keamanan pangan, kecepatan pelayanan, dan kualitas produk. Penghematan biaya tidak boleh dilakukan dengan mengurangi standar keamanan makanan karena justru dapat merusak kepercayaan pelanggan dan mengancam keberlangsungan usaha. C. Strategi Penanganan Isu Lingkungan untuk Memperkuat Keberlanjutan Mc Donald's Isu lingkungan merupakan salah satu tantangan penting bagi perusahaan makanan cepat saji karena kegiatan operasional menghasilkan sampah kemasan, limbah makanan, penggunaan air, serta konsumsi energi dalam jumlah besar. Mc Donald's Indonesia telah melakukan sejumlah langkah, seperti mengurangi plastik sekali pakai, menggunakan kemasan kertas, dan menerapkan konsep bangunan hijau. Perusahaan juga telah mengomunikasikan upaya pemanfaatan minyak jelantah menjadi biodiesel, penggunaan lampu LED, dan efisiensi rute distribusi. Walaupun demikian, masih diperlukan pengembangan dan pengendalian yang lebih menyeluruh agar kegiatan operasional memberikan dampak lingkungan yang lebih kecil. Pertama, memperkuat pengelolaan limbah makanan. Mc Donald's dapat menerapkan pencatatan jumlah makanan yang terbuang setiap hari untuk mengetahui penyebab pemborosan. Misalnya,
apabila sisa makanan meningkat pada jam tertentu, perusahaan dapat menyesuaikan jumlah persiapan bahan dengan perkiraan permintaan pelanggan. Limbah organik yang tidak dapat dimanfaatkan kembali sebagai makanan dapat dikelola melalui kerja sama dengan pihak pengolah kompos atau fasilitas pengolahan limbah organik yang memenuhi ketentuan. Program ini dapat mengurangi sampah yang berakhir di tempat pembuangan sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku. Kedua, mengembangkan sistem pemilahan dan daur ulang sampah secara terukur. Mc Donald's sebaiknya menyediakan fasilitas pemilahan sampah yang lebih jelas antara sampah organik, kemasan yang dapat didaur ulang, dan sampah lainnya. Perusahaan juga perlu bekerja sama dengan pengelola sampah untuk memastikan sampah yang dikumpulkan benar-benar diproses, bukan hanya dipindahkan ke tempat lain. Ketiga, meningkatkan efisiensi energi dan air. Selain menggunakan bangunan berkonsep hijau, Mc Donald's dapat memasang alat pemantauan penggunaan listrik dan air pada setiap gerai. Perusahaan juga dapat memperluas penggunaan peralatan hemat energi, sistem pengaturan pendingin ruangan, dan perangkat penghemat air. Penggunaan energi terbarukan dapat dipertimbangkan pada lokasi yang secara teknis dan ekonomis memungkinkan. Keempat, memperkuat tanggung jawab lingkungan pemasok. Mc Donald's perlu memastikan bahwa pemasok ayam, sayuran, bahan kemasan, dan komponen lainnya menjalankan praktik produksi yang memperhatikan lingkungan. Penilaian pemasok tidak cukup didasarkan pada harga dan kualitas produk, tetapi juga perlu mempertimbangkan efisiensi penggunaan air, pengelolaan limbah, dan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan. Kelima, memperluas pendekatan ekonomi sirkular. Perusahaan dapat mengembangkan kemasan yang lebih mudah didaur ulang dan menguji penggunaan wadah pakai ulang untuk layanan makan di tempat apabila memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan. Program pengolahan minyak jelantah yang sudah berjalan juga perlu dievaluasi berdasarkan jumlah limbah yang berhasil dikumpulkan dan diolah. Keenam, menerapkan pengendalian kinerja lingkungan. Manajemen perlu menetapkan ukuran keberhasilan yang dapat diperiksa, seperti jumlah sampah per 1.000 transaksi, persentase limbah yang berhasil diolah, penggunaan listrik dan air per transaksi, serta emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional dan distribusi.
Indikator tersebut dapat dimasukkan ke dalam pendekatan Balanced Scorecard agar penilaian kinerja tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga proses internal, kepuasan pelanggan, pengembangan karyawan, dan keberlanjutan lingkungan. Sebagai contoh, manajemen dapat menetapkan target penurunan limbah makanan sebesar 15% dalam satu tahun sebagai sasaran awal. Target tersebut merupakan usulan yang perlu disesuaikan dengan data kondisi masing-masing gerai. Hasil pelaksanaan kemudian diperiksa setiap bulan untuk menentukan tindakan perbaikan. Ketujuh, meningkatkan transparansi melalui laporan keberlanjutan. Mc Donald's sebaiknya menyampaikan perkembangan program lingkungan berdasarkan data yang terukur, seperti jumlah sampah yang berkurang, efisiensi energi, dan hasil pengelolaan limbah. Informasi tersebut perlu didukung dokumentasi yang dapat diverifikasi agar perusahaan tidak hanya terlihat ramah lingkungan melalui promosi, tetapi benar-benar menunjukkan hasil kegiatannya. Berdasarkan konsep pengendalian manajemen, program lingkungan seharusnya masuk ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi kinerja perusahaan. Artinya, tanggung jawab lingkungan tidak hanya dibebankan kepada bagian hubungan masyarakat, tetapi juga menjadi tanggung jawab manajer operasional, bagian pembelian, pemasok, dan seluruh karyawan. Dengan langkah tersebut, Mc Donald's dapat mengurangi biaya akibat pemborosan, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mengurangi risiko lingkungan yang dapat memengaruhi keberlangsungan usaha. SUMBER Anthony, R. N., & Govindarajan, V. (2005). Sistem pengendalian manajemen (Edisi 11). Salemba Empat. Mulyadi. (2007). Sistem perencanaan dan pengendalian manajemen: Sistem pelipatganda kinerja perusahaan (Edisi 3). Salemba Empat. Mulyani, S. (2022). Sistem pengendalian manajemen (EKSI4416) (Edisi 4). Universitas Terbuka. Mc Donald's Indonesia. (t.t.). Tentang Mc Donald's Indonesia . https://www.mcdonalds.co.id/tentang-mcdonalds Mc Donald's Indonesia. (2024). Inisiatif keberlanjutan Mc Donald's Indonesia . Publikasi resmi Mc Donald's Indonesia melalui Linked In.
Referensi terkait
TUGAS 3 AUDIT FORENSIK
0 UNIVERSITAS TERBUKA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS Program Studi Akuntansi Keuangan Publik RENCANA TUGAS MAHASISWA KE: 3 Kode Mata Kuliah EPFA4336 Nama Mata…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-C7D1BF7B
TUGAS 3 – PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
TUGAS 3 – PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN POLITIK DALAM PANDANGAN IMAN KRISTEN Shalom mahasiswa/i Universitas Terbuka, Pada sesi ketujuh ini Anda diminta mengerjakan…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-90BDBBE7
TUGAS 3 Teknologi Kinerja
TUGAS TUTORIAL Mata kuliah: SPTP4407/Teknologi Kinerja Program Studi: S-1 Teknologi Pendidikan Tugas ke: 3 (Tiga) Petunjuk: Kerjakanlah tugas berikut dalam…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-630DF399
TUGAS 3 SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN ORGANISASI
TUGAS KE 3 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Kursus: Sistem Pengendalian Manajemen Kode Kursus: EPFA4328 Jumlah SKS: 3 (Tiga) SKS Nama Pengembang: Yudhi Prasetiyo…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-278D4874