TUGAS 2 TEKNOLOGI INFORMASI PEMEERINTAHAN FSPE4204

IP., MPA Pilih salah satu contoh implementasi E-Government di Indonesia (misalnya SPBE, OSS, e- KTP, e-Samsat, e-Procurement, atau layanan digital pemerintah…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-82A4457F
Format
DOCX
Jumlah halaman
2
Tahun
2026

Isi dokumen

TEKNOLOGI INFORMASI PEMEERINTAHAN /FSPE4204 Fadhli Zul Fauzi, S. IP., MPA Pilih salah satu contoh implementasi E-Government di Indonesia (misalnya SPBE, OSS, e- KTP, e-Samsat, e-Procurement, atau layanan digital pemerintah daerah). Kemudian, lakukan analisis terhadap implementasi tersebut dengan menjelaskan elemen-elemen yang menentukan keberhasilan pengembangan dan pelaksanaan E-Government, seperti political Enviroment, planning, leadership, sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, anggaran, serta manfaat yang dirasakan masyarakat. Berdasarkan hasil analisis, jelaskan faktor pendukung, hambatan yang dihadapi, dan rekomendasi untuk meningkatkan keberhasilan implementasi E- Government di masa mendatang. Petunjuk penulisan  Bentuk tugas: Paper ilmiah.  Panjang tulisan: 3–5 halaman (tidak termasuk cover dan daftar pustaka).  Gunakan minimal 3 referensi yang relevan.  Cantumkan sumber rujukan dan daftar pustaka sesuai kaidah penulisan ilmiah. JAWAB ANALISIS IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT MELALUI SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) BERBASIS RISIKO DI INDONESIA TUGAS TUTORIAL 2 Mata Kuliah: Teknologi Informasi Pemerintahan Universitas Terbuka Tahun Akademik 2026.2 ABSTRAK Penerapan Electronic Government (E-Government) menjadi salah satu langkah pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu implementasinya adalah sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS-RBA), yaitu pelayanan perizinan berusaha secara elektronik berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha. Paper ini bertujuan menganalisis pelaksanaan OSS-RBA berdasarkan aspek lingkungan politik, perencanaan, kepemimpinan, sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, anggaran, serta manfaatnya bagi masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui buku, regulasi, dan publikasi pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa OSS telah membantu memperluas akses perizinan usaha, tetapi pelaksanaannya masih menghadapi kendala integrasi sistem, kemampuan pengguna, dan koordinasi antarinstansi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi aparatur, penyederhanaan prosedur, dan perbaikan infrastruktur menjadi langkah penting untuk memperkuat keberhasilan E-Government. Kata kunci: E-Government, OSS-RBA, pelayanan publik, perizinan berusaha, transformasi digital.
BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Pelayanan publik yang sebelumnya banyak menggunakan dokumen fisik mulai dialihkan menjadi layanan berbasis elektronik. Perubahan ini bertujuan mempercepat pekerjaan, meningkatkan keterbukaan informasi, dan mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan pemerintah. Menurut Indrajit (2006), penerapan E-Government merupakan upaya pemanfaatan teknologi digital untuk memperbaiki hubungan pemerintah dengan masyarakat maupun dunia usaha. Teknologi tidak hanya digunakan untuk menggantikan pelayanan manual, tetapi juga mendorong perubahan cara kerja birokrasi agar menjadi lebih efektif dan efisien.

TUGAS 2 TEORI KOMUNIKASI

TUGAS 2 - TEORI KOMUNIKASI Kelompok yang baik adalah kelompok yang mampu bertahan dalam waktru relatif panjang, memiliki tujuan dan ada struktur interaksi.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-5892A2D6

TUGAS 2 TEORI AKUNTANSI

TUGAS TUTORIAL KE-2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Teori Akuntansi Kode Mata Kuliah: EACC4421 Jumlah sks: 3 sks Nama Pengembang: Agung Joni Saputra…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D300F981