TUGAS 2 PENGEMBANGAN SDM
TUGAS TUTORIAL SESI 2 EMBS4318 / PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA / 3 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.2 Nama Penulis: Irmawaty, S.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-B6773E06
- Format
- DOC
- Jumlah halaman
- 3
- Tahun
- 2026
Isi dokumen
TUGAS TUTORIAL SESI 2 EMBS4318 / PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA / 3 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.2 Nama Penulis: Irmawaty, S. E., M. Si. Nama Penelaah: Dr. Helmiatin, SE., M. Si Status Pengembangan: Baru Tahun Pengembangan: 2026 GLOBAL BUSINESS REVIEW MERILIS DAFTAR PERUSAHAAN UNGGUL BERDASARKAN KINERJA BISNIS DAN KESEJAHTERAAN KARYAWAN Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pada masa ketika dunia usaha menghadapi ketidakpastian ekonomi dan perubahan pola kerja, banyak perusahaan berusaha menjaga motivasi, kesehatan mental serta kepuasan tenaga kerjanya. Namun, ketika kondisi bisnis mulai kembali stabil, sebagian perusahaan justru mengalihkan perhatian utamanya pada pencapaian keuntungan, efisiensi biaya, dan tekanan untuk memenuhi harapan pemegang saham. Di tengah situasi tersebut, sejumlah perusahaan tetap mempertahankan komitmennya terhadap pengembangan dan kesejahteraan sumber daya manusia. Perusahaan seperti Samsung Electronics, Unilever dan Toyota dinilai mampu menunjukkan bahwa keberhasilan bisnis dapat dicapai tanpa mengabaikan kepuasan karyawan. Komitmen tersebut membuat perusahaan- perusahaan itu masuk dalam daftar perusahaan unggul dunia yang disusun oleh lembaga riset Global Business Review . Pemeringkatan tersebut dilakukan dengan menggunakan sejumlah indikator utama, yaitu tingkat kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan perusahaan, kemampuan organisasi dalam mempertahankan tenaga kerja berkualitas serta tanggung jawab perusahaan dalam aspek lingkungan, sosial dan tata kelola. Melalui kombinasi indikator tersebut, penilaian tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga pada kualitas pengelolaan manusia dan keberlanjutan organisasi. Samsung Electronics, misalnya, memperoleh penilaian tinggi karena dinilai mampu menyediakan ruang pengembangan karier, pelatihan berkelanjutan serta kesempatan bagi karyawan untuk terlibat dalam proses inovasi. Perusahaan juga mendorong terciptanya budaya kerja yang terbuka, kolaboratif dan berorientasi pada pembelajaran. Karyawan tidak hanya
dipandang sebagai pelaksana tugas, tetapi sebagai sumber gagasan yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan. Unilever juga mendapatkan penilaian yang baik karena konsisten menerapkan kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja, keberagaman, inklusivitas serta pengembangan kompetensi. Perusahaan meyakini bahwa karyawan yang merasa dihargai dan memperoleh kesempatan untuk berkembang akan menunjukkan tingkat keterikatan dan produktivitas yang lebih tinggi. Sementara itu, Toyota dinilai unggul karena mampu mengintegrasikan peningkatan kualitas kerja dengan keterlibatan karyawan dalam perbaikan proses secara terus-menerus. Melalui budaya kerja yang menekankan pembelajaran, disiplin, kerja sama tim dan penyelesaian masalah, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat rasa memiliki karyawan terhadap organisasi. Hasil pemeringkatan menunjukkan bahwa tidak ada satu sektor industri pun yang sepenuhnya mendominasi. Perusahaan teknologi, manufaktur, barang konsumsi dan otomotif sama-sama memiliki peluang untuk menempati posisi terbaik apabila mampu menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Kasus tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap kepuasan, pengembangan dan kesejahteraan karyawan tidak bertentangan dengan tujuan peningkatan pendapatan perusahaan. Sebaliknya, pengelolaan sumber daya manusia yang tepat dapat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, mempertahankan karyawan berkompeten, memperkuat loyalitas dan mendukung keberhasilan organisasi dalam jangka panjang. Berdasarkan kasus tersebut dan mengacu pada pandangan Swanson dan Holton, jawablah pertanyaan berikut:
1. Metode apakah yang digunakan oleh Global Business Review dalam menilai dan menyusun peringkat perusahaan-perusahaan unggul tersebut, serta pada periode perkembangan sumber daya manusia kapan metode tersebut mulai diterapkan?
2. Apa dampak penggunaan metode penilaian tersebut terhadap karyawan dan terhadap pencapaian kinerja perusahaan? JAWABAN Jawaban Nomor 1
Metode penilaian yang digunakan Global Business Review dan periode perkembangan SDM ketika metode tersebut mulai diterapkan. Berdasarkan kasus tersebut, metode yang digunakan Global Business Review dapat dikategorikan sebagai benchmarking dengan pendekatan evaluasi kinerja multidimensi. Metode ini dilakukan dengan membandingkan perusahaan berdasarkan beberapa indikator, yaitu kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan, kemampuan mempertahankan tenaga kerja berkualitas, serta tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG). Dengan pendekatan tersebut, perusahaan tidak hanya dinilai dari keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari keberhasilannya mengelola sumber daya manusia.
Referensi terkait
TUGAS 2 TEORI KOMUNIKASI
TUGAS 2 - TEORI KOMUNIKASI Kelompok yang baik adalah kelompok yang mampu bertahan dalam waktru relatif panjang, memiliki tujuan dan ada struktur interaksi.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-5892A2D6
TUGAS 2 TEORI PEMBUATAN KEPUTUSAN
Ia ingin meningkatkan penjualannya dengan memilih dua alternatif strategi pemasaran.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-060396D1
TUGAS 2 TEORI AKUNTANSI
TUGAS TUTORIAL KE-2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Teori Akuntansi Kode Mata Kuliah: EACC4421 Jumlah sks: 3 sks Nama Pengembang: Agung Joni Saputra…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-D300F981
TUGAS 2 TEORI PORTOFOLIO DAN ANALISIS INVESTASI EACC4209
PT Abadi menerbitkan obligasi tanpa kupon ( zero coupon bond ) yang memiliki jangka waktu jatuh tempo selama 5 tahun.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-3EF38CDD