TUGAS 2 MANAJEMEN OPERASI
TUGAS TUTORIAL KE-2 EMBS4211 / MANAJEMEN OPERASI / 3 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.2 Nama Penulis: Minrohayati, SE., M.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-60AD9BF4
- Format
- DOCX
- Jumlah halaman
- 2
- Tahun
- 2026
Isi dokumen
TUGAS TUTORIAL KE-2 EMBS4211 / MANAJEMEN OPERASI / 3 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.2 Nama Penulis: Minrohayati, SE., M. Si Nama Penelaah: Dr. Zainur Hidayah, S. Pi., MM Status Pengembangan: Baru Tahun Pengembangan: 2026 Rumah sakit Permata berupaya meningkatkan kualitas perencanaan kapasitas layanan kesehatan, khususnya pada unit bedah jantung. Untuk mendukung pengambilan keputusan terkait kebutuhan dokter spesialis, ruang operasi dan peralatan medis, manajemen rumah sakit melakukan analisis peramalan jumlah operasi jantung yang akan dilakukan pada tahun berikutnya. Data jumlah operasi jantung yang berhasil ditangani selama enam tahun terakhir adalah sebagai berikut: Tahun 1 2 3 4 5 6 Operasi jantung 45 50 52 56 58? Sebagai analis operasional rumah sakit, Anda diminta untuk membantu manajemen dalam memperkirakan jumlah operasi jantung pada periode mendatang menggunakan beberapa metode peramalan yang berbeda. Pertanyaan:
1. Gunakan metode Penghalusan Eksponensial Tunggal ( Single Exponential Smoothing ) dengan konstanta penghalusan (α) sebesar 0,6 untuk menentukan ramalan jumlah operasi jantung pada tahun ke-6!
2. Gunakan metode Rata-rata Bergerak Tiga Tahunan ( 3-Year Moving Average ) untuk menghitung ramalan jumlah operasi jantung pada: Tahun ke-4, Tahun ke-5 serta Tahun ke-6!
3. Gunakan metode Proyeksi Tren ( Trend Projection/Least Squares Method ) untuk membentuk persamaan tren dan meramalkan jumlah operasi jantung dari tahun ke-1 hingga tahun ke-6! JAWAB
Jawaban Nomor 1 Metode Single Exponential Smoothing merupakan metode peramalan yang menggunakan data aktual periode sebelumnya dan hasil ramalan sebelumnya. Metode ini memberikan bobot lebih besar pada data terbaru sesuai nilai konstanta penghalusan yang digunakan. Dalam soal ini, nilai α = 0,6, artinya data aktual terbaru memperoleh bobot 60%, sedangkan ramalan sebelumnya memperoleh bobot 40% (Guritno & Tanuputri, 2025). Rumus: F(t+1) = α × A(t) + (1 − α) × F(t)
Referensi terkait
TUGAS 2 TEKNOLOGI KINERJA
TUGAS 2 – TEKNOLOGI KINERJA Opened: Monday, 12 October 2026, 12:00 AM Due: Monday, 26 October 2026, 3:00 PM Buatlah sebuah tulisan esai (2–3 halaman, PDF)…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-4DB63948
TUGAS 2 Komunikasi Politik
TUGAS 2 | FSIK4403 Komunikasi Politik | Materi Modul 4, 5, dan 6 Program Studi Kode MK Jenis Tugas Jumlah Soal S1 Ilmu Komunikasi SKOM4319 Tugas 2 (Uraian…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-19666FEC
TUGAS 2 MANAJEMEN LAYANAN TEKNOLOGI DAN INFORMASI
JAWAB Jawaban Nomor 1 Manajemen insiden ( Incident Management ) merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menangani gangguan tidak terencana pada…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-572C88C2
TUGAS 2 – KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU
TUGAS 2 – KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU Universitas Terbuka (UT) merupakan perguruan tinggi negeri dengan sistem yang berbeda dengan institusi pendidikan…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-4A69ADC3