TUGAS 2 INOVASI PEMBELAJARA (60)

Pada tahun 2026, berbagai media nasional memberitakan penguatan pemanfaatan Rumah Pendidikan, yaitu super aplikasi pendidikan yang dikembangkan Kemendikdasmen…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-06567F37
Format
DOCX
Jumlah halaman
4
Tahun
2026

Isi dokumen

SPTP4406 Tugas Tutorial 2 Perhatikan kasus berikut ini! Pada tahun 2026, berbagai media nasional memberitakan penguatan pemanfaatan Rumah Pendidikan, yaitu super aplikasi pendidikan yang dikembangkan Kemendikdasmen untuk mengintegrasikan berbagai layanan digital pendidikan. Detik.net menjelaskan bahwa Rumah Pendidikan berfungsi sebagai hub ekosistem digital yang mengintegrasikan lebih dari 1.000 aplikasi, fitur, dan layanan pembelajaran dalam satu platform terpadu, termasuk sumber belajar digital, media pembelajaran interaktif, dan layanan pendukung kegiatan belajar mengajar. Antara News juga memberitakan bahwa Kemendikdasmen mengajak sekolah memanfaatkan layanan Rumah Pendidikan karena platform ini tidak hanya menyediakan layanan, tetapi juga berperan sebagai penghubung berbagai layanan digital pendidikan agar lebih mudah diakses oleh pemangku kepentingan. Di sisi lain, pemanfaatan platform ini di sekolah belum selalu berjalan optimal. Detik Inet melaporkan contoh penggunaan Rumah Pendidikan di SDN 020 Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Dari 328 siswa, sekitar 155 siswa atau 47,2% tercatat telah menggunakan fitur Ruang Murid untuk mengakses materi pembelajaran digital. (Sumber ) Kasus ini menunjukkan bahwa ketersediaan platform digital dan sumber belajar terbuka belum otomatis membuat pembelajaran menjadi interaktif. Di beberapa sekolah, guru masih cenderung menggunakan platform digital hanya untuk membagikan materi atau tautan video. Diskusi antarsiswa belum berjalan aktif, umpan balik guru masih terbatas, dan pemanfaatan sumber belajar terbuka belum diarahkan menjadi praktik pembelajaran yang kolaboratif. Padahal, dalam pembelajaran daring, pemberian materi saja tidak cukup. Pembelajaran daring perlu menghadirkan interaksi antara peserta didik dengan pengajar, peserta didik dengan peserta didik, dan peserta didik dengan materi. Materi sesi 5 juga menekankan bahwa pembelajaran daring dapat dirancang secara sinkronus maupun asinkronus, serta dapat dikembangkan dalam model kelas, kolaboratif, berbasis kompetensi, atau berbasis komunitas. Selain itu, materi sesi 4 menekankan pentingnya Gerakan Pendidikan Terbuka, Open Educational Resources (OER), prinsip 4R ( Reuse, Revise, Remix, Redistribute ), dan Open Educational Practice (OEP) untuk meningkatkan akses dan kualitas pembelajaran. Anda adalah seorang Pakar Desain Pembelajaran Daring yang diminta oleh Dinas Pendidikan Kabupaten X untuk merancang model pembelajaran daring berbasis pemanfaatan Rumah Pendidikan dan sumber belajar terbuka. Tugas Anda

1. Merancang Model Pembelajaran Daring Rancanglah satu model pembelajaran daring yang sesuai untuk mengatasi permasalahan pada kasus di atas. Dalam rancangan tersebut, jelaskan: a. Tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. b. Model pembelajaran daring yang Anda pilih berdasarkan klasifikasi Bates, misalnya:
 model kelas,  pembelajaran kolaboratif,  pembelajaran berbasis kompetensi,  pembelajaran berbasis komunitas. Jelaskan alasan pemilihan model tersebut. c. Pola interaksi pembelajaran daring berdasarkan konsep Moore, yang meliputi:  interaksi peserta didik dengan pengajar,  interaksi peserta didik dengan peserta didik,  interaksi peserta didik dengan materi. d. Rancang alur kegiatan pembelajaran yang memadukan aktivitas:  sinkronus,  asinkronus,  kolaboratif,  reflektif.

2. Integrasi Open Educational Resources (OER) Agar pembelajaran tidak hanya bergantung pada materi yang dibuat guru, pilih dan integrasikan sumber belajar terbuka yang relevan. Jelaskan: a. Minimal dua OER yang akan digunakan dalam pembelajaran. b. Bagaimana prinsip 4R diterapkan pada OER tersebut:  Reuse,  Revise,  Remix,  Redistribute . c. Bagaimana pemanfaatan OER tersebut dapat dikembangkan menjadi Open Educational Practice (OEP), sehingga guru dan peserta didik tidak hanya menggunakan materi, tetapi juga dapat mengadaptasi, berbagi, dan menghasilkan praktik pembelajaran baru.

3. Pemanfaatan LMS atau Platform Digital Pilih satu platform digital atau LMS yang paling sesuai untuk mendukung rancangan pembelajaran Anda, misalnya:  Moodle,  Google Classroom,  Microsoft Teams,  Rumah Pendidikan,  atau platform lain yang relevan. Jelaskan: a. Alasan pemilihan platform. b. Fitur-fitur yang akan dimanfaatkan untuk:  mengunggah dan mengorganisasi materi,  memfasilitasi diskusi,  mendukung kolaborasi,  mengumpulkan tugas,  memberikan umpan balik,  menyimpan data aktivitas belajar dan nilai. c. Bagaimana platform tersebut dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan tidak sekadar menjadi tempat mengunggah materi.

4. Merancang Asesmen dan Umpan Balik
Rancang dua bentuk asesmen yang sesuai dengan model pembelajaran daring yang Anda buat. Jelaskan: a. Satu bentuk asesmen formatif. b. Satu bentuk asesmen sumatif. c. Bagaimana kedua asesmen tersebut dapat:  mengukur capaian pembelajaran,  mendorong kolaborasi,  memberikan umpan balik yang bermakna,  meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran daring.

5. Penyusunan Presentasi Daring Susun seluruh jawaban Anda dalam bentuk presentasi menggunakan salah satu platform berikut:  Canva,  Google Slides,  Microsoft Power Point,  Powtoon,  Microsoft Sway,  atau platform lain yang Anda kuasai. Pastikan tautan presentasi dapat diakses oleh tutor dengan pengaturan: Everyone with the link can view Sertakan daftar referensi dari sumber yang kredibel (5 tahun terakhir), termasuk sumber berita atau artikel yang relevan. Aspek/kriteria yang dinilai Skor Mencantumkan referensi dari sumber yang kredibel, termasuk sumber tentang Gerakan Pendidikan Terbuka, OER/OEP, pembelajaran daring, dan berita/artikel aktual terkait kasus 10 Menganalisis permasalahan pada kasus berdasarkan konsep pembelajaran daring, terutama pentingnya interaksi peserta didik – pengajar, peserta didik – peserta didik, dan peserta didik – materi 10 Memilih dan merancang model pembelajaran daring berdasarkan klasifikasi Bates secara logis, kontekstual, dan sesuai dengan permasalahan pada kasus 15 Merancang alur pembelajaran sinkronus dan asinkronus yang interaktif, kolaboratif, dan mendukung keterlibatan aktif peserta didik 15 Mengintegrasikan minimal dua OER yang relevan serta menjelaskan penerapan prinsip 4R ( Reuse, Revise, Remix, Redistribute ) 15 Menjelaskan bagaimana pemanfaatan OER dapat dikembangkan menjadi Open Educational Practice (OEP) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran 10 Memilih dan menjelaskan pemanfaatan LMS/platform digital secara strategis untuk mendukung penyampaian materi, diskusi, kolaborasi, tugas, asesmen, dan umpan balik 15 Merancang dua jenis asesmen yang relevan dengan capaian pembelajaran dan mendukung interaksi, kolaborasi, serta umpan balik bermakna 10 Total 100 JAWAB

1. Rancangan Model Pembelajaran Daring Permasalahan dalam kasus tersebut menunjukkan bahwa tersedianya teknologi pendidikan belum menjamin keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Hal ini terlihat dari penggunaan Rumah Pendidikan di SDN 020 Sepaku yang baru mencapai 155 dari 328 siswa atau 47,2%. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang agar siswa tidak hanya membuka materi, tetapi juga berdiskusi, bekerja sama, dan memperoleh umpan balik dari guru.
a. Tujuan Pembelajaran Rancangan ini diterapkan pada mata pelajaran IPAS kelas V SD dengan materi Perubahan Bentuk Energi dalam Kehidupan Sehari-hari . Setelah mengikuti pembelajaran, siswa

TUGAS 2 – AKUNTANSI KEUANGAN DASAR

TUGAS 2 – AKUNTANSI KEUANGAN DASAR SOAL UD “Batik Mulia” milik Tuan Satria menggunakan sistem pencatatan periodik.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-DAF0CA64

TUGAS 2 – HUKUM DAN MASYARAKAT

Si A berasal dari desa pedalaman, Si B urban, dan Si C berasal dari negara asing dengan pendapatan per kapita tinggi.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-99788EB2

TUGAS 2 SISTEM PEMERINTAHAN DAERAH (45)

UNIVERSITAS TERBUKA | FSPE4205 Sistem Pemerintahan Daerah/ Kode FSPE4205 (Mata kuliah Berpraktik) Kohen Sofi @kohensofi15@gmail.com Tugas Praktik 2 bertujuan…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D77DBB11

TUGAS 2 – KOMUNIKASI ORGANISASI

TUGAS 2 – KOMUNIKASI ORGANISASI Dalam mengerjakan tugas tutorial 2, Anda perlu membaca dan memahami artikel studi kasus mengenai gaya kepemimpinan Tim Cook…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D1E448FB