TUGAS 2 BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN NON BANK

PEDOMAN PENSKORAN TUGAS TUTORIAL KE-2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank Kode Mata Kuliah: EACC4314 Jumlah sks: 3…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-18C365D8
Format
DOCX
Jumlah halaman
3
Tahun
2026

Isi dokumen

PEDOMAN PENSKORAN TUGAS TUTORIAL KE-2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Bank dan Lembaga Keuangan Non Bank Kode Mata Kuliah: EACC4314 Jumlah sks: 3 sks Nama Pengembang: Diky Paramitha, S. E., M. Ak. Nama Penelaah: Iis Solihat, S. E., M. Ak. Status Pengembanga n Tahun Pengembanga n: Baru/Revisi*: 2026.1 Edisi Ke-: 4 (empat) Soal

1. Case Based Learning Terkait BI, OJK, dan LPS Pemerintah Indonesia melalui Bank Indonesia sedang melakukan evaluasi terhadap perkembangan jumlah uang beredar sebagai dasar dalam menentukan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan laporan triwulan terbaru, diperoleh data sebagai berikut. Komponen Uang Beredar Nilai Uang kartal yang beredar di masyarakat Rp 18 Triliun Giro Rp 4 Triliun Tabungan Rp 10 Triliun Deposito berjangka Rp 15 Triliun Kredit yang tercipta melalui penggunaan kartu kredit Rp 6 Triliun Bank Indonesia menggunakan konsep sebagai berikut: M1 = Uang kartal + Giro M2 = M1 + Tabungan + Deposito M3 = M2 + Kredit yang tercipta dalam sistem keuangan Pada semester berikutnya, penggunaan kartu kredit meningkat pesat sehingga nilai kredit yang tercipta naik dari Rp6 triliun menjadi Rp10 triliun, sedangkan komponen lainnya tetap. Pertanyaan

1. Hitunglah besarnya M1, M2, dan M3 berdasarkan data di atas.

2. Hitung kembali nilai M3 setelah kredit kartu kredit meningkat menjadi Rp10 triliun.

3. Jelaskan bagaimana peningkatan kredit kartu kredit memengaruhi jumlah uang beredar dan dampaknya terhadap perekonomian apabila tidak diimbangi dengan peningkatan produksi barang dan jasa.
SOAL 2 Case Based Learning Terkait OJK Sejak dibentuk berdasarkan UU No. 21 Tahun 2011, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor jasa keuangan, termasuk perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank. Di tahun 2026, terjadi beberapa peristiwa di Indonesia, sebagai berikut:

1. Sebuah perusahaan fintech peer-to-peer lending mengalami gagal bayar besar-besaran karena lemahnya manajemen risiko, sehingga banyak masyarakat dirugikan.

2. Sebuah perusahaan asuransi mengalami kesulitan likuiditas akibat salah kelola investasi dan tidak mampu membayar klaim nasabah tepat waktu.

3. Terdapat peningkatan investasi bodong yang mengatasnamakan koperasi simpan pinjam dengan imbal hasil tinggi, dan banyak masyarakat tertipu.

4. Beberapa bank mengalami kenaikan rasio kredit macet (NPL) akibat perlambatan ekonomi global.

5. OJK mengeluarkan peraturan baru mengenai peningkatan modal minimum perusahaan sekuritas untuk memperkuat ketahanan industri pasar modal.

6. OJK bersama Bank Indonesia melakukan koordinasi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Berdasarkan kasus di atas, jelaskan tugas pokok OJK sesuai UU No. 21 Tahun 2011 dan dari keenam peristiwa tersebut, mana saja yang mencerminkan fungsi pengaturan (regulation) dan mana yang mencerminkan fungsi pengawasan (supervision)?
SOAL 3 Case Based Learning Terkait Manajemen Kredit Bank Nusantara adalah bank umum yang beroperasi di Indonesia dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan serta kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Pada tahun 2026, Bank Nusantara berhasil menghimpun dana masyarakat sebesar Rp100.000.000 dengan biaya dana rata-rata tertimbang ( weighted average cost of fund ) sebesar 10% per tahun. Sesuai ketentuan Bank Indonesia, bank wajib menempatkan cadangan wajib ( reserve requirement ) sebesar 5% dari total dana yang dihimpun. Dengan demikian: Total dana dihimpun = Rp100.000.000 Biaya dana ( Cost of Fund ) = 10% Cadangan wajib ( Reserve Requirement ) = 5%

1. Hitunglah jumlah dana yang dapat disalurkan dan Hitunglah cost of loanable funds jika cadangan wajib tetap 5%.

2. Hitunglah cost of loanable funds jika cadangan wajib tetap 10% dan Kesimpulan hasil analisis tersebut. JAWABAN SOAL 1

1. Perhitungan M1, M2, dan M3 Perhitungan mengikuti rumus yang ditetapkan dalam soal. Seluruh angka dinyatakan dalam triliun rupiah. M1 = Uang kartal + Giro M1 = 18 + 4 M1 = Rp22 triliun M2 = M1 + Tabungan + Deposito M2 = 22 + 10 + 15 M2 = Rp47 triliun M3 = M2 + Kredit yang tercipta dalam sistem keuangan M3 = 47 + 6 M3 = Rp53 triliun

TUGAS 2 – AKUNTANSI KEUANGAN DASAR

TUGAS 2 – AKUNTANSI KEUANGAN DASAR SOAL UD “Batik Mulia” milik Tuan Satria menggunakan sistem pencatatan periodik.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-DAF0CA64

TUGAS 2 – HUKUM DAN MASYARAKAT

Si A berasal dari desa pedalaman, Si B urban, dan Si C berasal dari negara asing dengan pendapatan per kapita tinggi.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-99788EB2

TUGAS 2 SISTEM PEMERINTAHAN DAERAH (45)

UNIVERSITAS TERBUKA | FSPE4205 Sistem Pemerintahan Daerah/ Kode FSPE4205 (Mata kuliah Berpraktik) Kohen Sofi @kohensofi15@gmail.com Tugas Praktik 2 bertujuan…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D77DBB11

TUGAS 2 – KOMUNIKASI ORGANISASI

TUGAS 2 – KOMUNIKASI ORGANISASI Dalam mengerjakan tugas tutorial 2, Anda perlu membaca dan memahami artikel studi kasus mengenai gaya kepemimpinan Tim Cook…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D1E448FB