TUGAS 2 AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I

TUGAS TUTORIAL KE- 2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Akuntansi Keuangan Menengah I Kode Mata Kuliah: EACC4103 Jumlah sks: 3 sks Nama Pengembang…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-42F4B5C7
Format
DOCX
Jumlah halaman
4
Tahun
2026

Isi dokumen

TUGAS TUTORIAL KE- 2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Akuntansi Keuangan Menengah I Kode Mata Kuliah: EACC4103 Jumlah sks: 3 sks Nama Pengembang: Hetika, S. Pd., M. Si., Ak Nama Penelaah: Nindya Farah Dwi Puspitasari Status Pengembangan: Baru/Revisi * Tahun Pengembangan: 2026 Edisi Ke-: 1 No Tugas Tutorial Skor Maksima l Sumber Tugas Tutorial 1 PT Maju Bersama menggunakan sistem pencatatan persediaan perpetual dengan metode penilaian persediaan FIFO dan Moving Average . Data transaksi selama Januari 2025 sebagai berikut. Tanggal Transaksi 1 Januari Persediaan awal 100 unit @Rp100.000 5 Januari Membeli 200 unit @Rp105.000 dengan syarat FOB Shipping Point. Biaya angkut Rp1.500.000 dibayar tunai. 10 Januari Menjual 180 unit. 15 Januari Membeli 150 unit @Rp110.000. 18 Januari Mengembalikan kepada pemasok 20 unit pembelian tanggal 15 Januari. 22 Januari Pelanggan mengembalikan 10 unit dari penjualan tanggal 10 Januari. Barang masih layak dijual. 25 Januari Membeli 100 unit @Rp115.000. 28 Januari Menjual 220 unit. Pada tanggal 31 Januari 2025, diketahui Nilai Realisasi Neto (NRV) persediaan adalah Rp107.000 per unit . Diminta: a. Hitung harga pokok penjualan dan persediaan akhir menggunakan metode FIFO . b. Hitung harga pokok penjualan dan persediaan akhir 40 Modul 5
menggunakan metode Moving Average . c. Tentukan apakah diperlukan penyesuaian berdasarkan Lower of Cost and Net Realizable Value (LCNRV) . d. Analisis pengaruh penggunaan metode FIFO dan Moving Average terhadap laba dan laporan posisi keuangan. 2 PT Prima Manufaktur membeli sebuah mesin produksi pada tanggal 2 Januari 2025 dengan informasi sebagai berikut. Uraian Jumlah (Rp) Harga faktur mesin 800.000.000 Diskon pembelian 20.000.000 Biaya angkut 18.000.000 Asuransi pengiriman 4.000.000 Biaya instalasi 12.000.000 Biaya uji coba 6.000.000 Hasil penjualan produk selama uji coba 2.000.000 Estimasi biaya pembongkaran aset (nilai kini) 10.000.000 Mesin mulai digunakan pada 1 Februari 2025 . Informasi tambahan:  Nilai residu Rp40.000.000.  Umur manfaat 10 tahun.  Metode penyusutan yang digunakan adalah Garis Lurus dan Saldo Menurun Ganda (Double Declining Balance) .  Pada tanggal 1 Januari 2028 perusahaan mengeluarkan biaya Rp120.000.000 yang memenuhi syarat untuk dikapitalisasi. Setelah pengeluaran tersebut, sisa umur manfaat mesin menjadi 10 tahun, sedangkan nilai residu tetap Rp40.000.000.  Pada 31 Desember 2031 mesin dijual seharga Rp420.000.000 . Diminta: a. Tentukan harga perolehan mesin sesuai Standar Akuntansi Keuangan. b. Hitung beban penyusutan tahun 2025 menggunakan: o Metode Garis Lurus. o Metode Saldo Menurun Ganda. 35 Modul 6
c. Hitung nilai buku mesin per 31 Desember 2027 menggunakan metode Garis Lurus. d. Hitung beban penyusutan tahun 2028 setelah adanya kapitalisasi biaya untuk metode garis lurus. e. Hitung laba atau rugi pelepasan aset tetap pada tanggal 31 Desember 2031 untuk metode garis lurus. f. Buat jurnal untuk: o Perolehan aset tetap o Penyusutan tahun 2025 o Kapitalisasi biaya tahun 2028 o Pelepasan aset tahun 2031 g. Jelaskan bagaimana aset tetap tersebut disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan. 3 PT Sejahtera memiliki sebuah mesin dengan harga perolehan Rp450.000.000 dan akumulasi penyusutan per 31 Desember 2025 sebesar Rp300.000.000 . Pada tanggal 31 Desember 2025, mesin tersebut dijual secara tunai seharga Rp170.000.000 . Diminta: a. Hitunglah nilai buku mesin pada saat dijual. b. Tentukan apakah perusahaan memperoleh laba atau rugi atas penghentian pengakuan aset tetap. c. Buat jurnal penghentian pengakuan aset tetap. d. Jelaskan dampak transaksi tersebut terhadap laporan keuangan. 25 Modul 6 * coret yang tidak sesuai JAWABAN SOAL

1. PT Maju Bersama menggunakan sistem pencatatan persediaan perpetual dengan metode FIFO dan Moving Average. Dalam sistem perpetual, setiap pembelian, penjualan, dan retur langsung memengaruhi catatan persediaan. Perbedaan kedua metode terletak pada cara menentukan harga pokok barang yang dikeluarkan. Perhitungan awal biaya pembelian tanggal 5 Januari 2025 Karena pembelian menggunakan syarat FOB Shipping Point, biaya angkut menjadi tanggungan pembeli dan harus dimasukkan dalam biaya perolehan persediaan.
Keterangan Perhitungan Jumlah Pembelian 200 unit 200 × Rp105.000 Rp21.000.000 Biaya angkut – Rp1.500.000 Total biaya pembelian Rp22.500.000 Harga perolehan per unit Rp22.500.000 ÷ 200 Rp112.500 Dengan demikian, harga perolehan barang yang dibeli tanggal 5 Januari bukan Rp105.000, melainkan Rp112.500 per unit.

TUGAS 2 TEORI KOMUNIKASI

TUGAS 2 - TEORI KOMUNIKASI Kelompok yang baik adalah kelompok yang mampu bertahan dalam waktru relatif panjang, memiliki tujuan dan ada struktur interaksi.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-5892A2D6

TUGAS 2 TEORI AKUNTANSI

TUGAS TUTORIAL KE-2 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Teori Akuntansi Kode Mata Kuliah: EACC4421 Jumlah sks: 3 sks Nama Pengembang: Agung Joni Saputra…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D300F981