TUGAS 1 UKT AKUNTANSI

052064005 DEWI LENTIYATI TUGAS KE-1 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Ujian Komprehensif Tertulis (UKT) Kode Mata Kuliah: EACC4450 Jumlah sks: 6 SKS…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-5BB57686
Format
DOCX
Jumlah halaman
3
Tahun
2026

Isi dokumen

052064005 DEWI LENTIYATI TUGAS KE-1 PROGRAM STUDI AKUNTANSI Nama Mata Kuliah: Ujian Komprehensif Tertulis (UKT) Kode Mata Kuliah: EACC4450 Jumlah sks: 6 SKS Nama Pengembang: Novta Winkey Pradana, S. Ak., M. Acc. Nama Penelaah: Sila Ninin Wisnantiasri, S. E., M. A. Status Pengembangan: Baru/ Revisi * Tahun Pengembangan: 2026 Edisi Ke-: 2 KASUS PT Winkey Digital Mandiri adalah perusahaan yang memproduksi perangkat permainan komputer dan menjual lisensi software game. KAP Pratama & Rekan ditunjuk untuk mengaudit laporan keuangan PT Winkey Digital Mandiri untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2026. Dalam perencanaan audit, auditor menetapkan materialitas laporan keuangan sebesar Rp1.000.000.000. Selama pelaksanaan audit, tim auditor menemukan beberapa kondisi berikut.

1. Persediaan produk lama PT Winkey Digital Mandiri memiliki persediaan Console Pad X1 model lama sebanyak 400 unit. Nilai tercatat persediaan tersebut adalah Rp1.500.000 per unit. Setelah muncul model baru, auditor memperoleh daftar harga penjualan setelah tanggal laporan yang menunjukkan bahwa produk lama hanya dapat dijual dengan estimasi harga Rp1.250.000 per unit. Estimasi biaya penjualan adalah Rp50.000 per unit. Manajemen belum mencatat penurunan nilai persediaan.

2. Piutang usaha Saldo piutang kepada PT Orion Digital per 31 Desember 2026 adalah Rp1.200.000.000. Auditor telah mengirimkan konfirmasi piutang, tetapi pelanggan belum memberikan jawaban. Setelah tanggal laporan, PT Orion Digital hanya membayar Rp800.000.000 dan menyampaikan secara tertulis bahwa sisa Rp400.000.000 tidak akan dibayar karena sengketa kualitas barang. Berdasarkan bukti yang diperoleh sampai tanggal laporan audit, auditor menyimpulkan bahwa sisa piutang tersebut tidak dapat dipulihkan. Manajemen belum mencatat cadangan kerugian piutang.

3. Penjualan menjelang akhir tahun PT Winkey Digital Mandiri mencatat penjualan perangkat game Seri Pro kepada PT Media Interaktif sebesar Rp2.400.000.000 pada tanggal 30 Desember 2026. Berdasarkan dokumen pengiriman dan berita acara penerimaan barang, barang baru dikirim dan diterima pelanggan pada tanggal 3 Januari 2027. Margin laba kotor atas transaksi tersebut adalah 25%. Manajemen berpendapat bahwa penjualan tetap boleh dicatat pada tahun 2026 karena faktur telah diterbitkan sebelum akhir tahun.

4. Gugatan hukum pelanggan Pada Desember 2026, PT Winkey Digital Mandiri menerima gugatan dari pelanggan besar terkait kegagalan fungsi software. Pengacara eksternal perusahaan menyatakan bahwa kemungkinan PT Winkey Digital Mandiri kalah dalam perkara tersebut adalah besar dan estimasi kerugian yang harus dibayar adalah Rp900.000.000. Manajemen
052064005 DEWI LENTIYATI hanya mengungkapkan gugatan tersebut dalam catatan atas laporan keuangan dan belum mencatat provisi.

5. Tekanan terhadap auditor Direktur Keuangan meminta auditor agar tidak mempermasalahkan temuan-temuan tersebut karena perusahaan sedang dalam proses memperoleh pinjaman bank baru. Direktur Keuangan juga menyatakan bahwa jika auditor memberikan opini selain wajar tanpa modifikasian, perusahaan akan mempertimbangkan untuk mengganti KAP pada tahun berikutnya. PERTANYAAN

1. Klasifikasikan jenis bukti audit yang relevan untuk setiap temuan audit di atas. Jelaskan mengapa bukti tersebut relevan dan bagaimana tingkat keandalannya.

2. Tentukan prosedur audit tambahan yang seharusnya dilakukan auditor untuk masing masing temuan, khususnya atas persediaan, piutang usaha, penjualan menjelang akhir tahun, gugatan hukum, dan tekanan terhadap auditor.

3. Analisis dampak temuan audit terhadap laporan keuangan. Hitung salah saji yang dapat diidentifikasi secara langsung dari kasus dan jelaskan akun yang terdampak.

4. Apabila manajemen menolak melakukan seluruh penyesuaian yang diperlukan, tentukan kesimpulan audit dan jenis opini auditor yang tepat. Gunakan asumsi bahwa salah saji yang tidak dikoreksi bersifat material tetapi tidak pervasif. KETENTUAN JAWABAN  Jawaban harus berdasarkan kasus dan tidak boleh mengubah data yang diberikan.  Mahasiswa harus menjelaskan bukti audit, prosedur audit, dampak salah saji, dan kesimpulan audit secara runtut.  Mahasiswa tidak perlu membuat laporan auditor independen lengkap.  Mahasiswa cukup menentukan jenis opini yang tepat dan alasan utamanya apabila manajemen menolak penyesuaian.  Perhitungan hanya dilakukan atas data yang tersedia dalam kasus. JAWAB SOAL 1 Dalam suatu audit, auditor tidak cukup hanya memperoleh banyak bukti, tetapi bukti tersebut juga harus cukup dan tepat . Ketepatan berkaitan dengan relevansi dan keandalan bukti. Berdasarkan SA 500, auditor harus merancang dan menjalankan prosedur audit yang dapat
052064005 DEWI LENTIYATI menghasilkan bukti audit yang cukup dan tepat sebagai dasar untuk menarik kesimpulan audit.

TUGAS 1 UKT MANAJEMEN

TUGAS 1 – UKT MANAJEMEN Manajemen Pemasaran Artikel Acuan Iklan Sebagai Faktor Pengganggu Kenyamanan Pengguna Media Daring Link Artikel…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-B5142786

TUGAS 2 KEBIJAKAN PUBLIK

TUGAS 2 – KEBIJAKAN PUBLIK MATKUL KEBIJAKAN PUBLIK Tugas 1: Analisis Video Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Pendidikan Petunjuk Umum: Jawab Soal Tugas…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-E29B2F78

TUGAS 1 – ETIKA DAN HUKUM BISNIS

TUGAS 1 – ETIKA DAN HUKUM BISNIS Analisis Implementasi CSR pada Perusahaan di Indonesia: Tinjauan Etika dan Hukum Petunjuk Pengerjaan

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-4ABE7805

TUGAS 1 – BISNIS DIGITAL

TUGAS 1 – BISNIS DIGITAL Penipuan bank secara online adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang semakin marak terjadi seiring dengan meningkatnya…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-8A134C26