TUGAS 1 MANAJEMEN PERUBAHAN

TUGAS TUTORIAL SESI 1 EMBS4324 / MANAJEMEN PERUBAHAN/ 2 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.2 Nama Penulis: Dina Noval Madurani, S.

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-BA924CFB
Format
DOCX
Jumlah halaman
4
Tahun
2026

Isi dokumen

TUGAS TUTORIAL SESI 1 EMBS4324 / MANAJEMEN PERUBAHAN/ 2 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.2 Nama Penulis: Dina Noval Madurani, S. M., M. S. M. Nama Penelaah: Dr. Deni Surapto, S. E., M. Si. Status Pengembangan: Baru Tahun Pengembangan: 2026 Bluebird (BIRD) Perkuat Transformasi Digital & Keberlanjutan, Hadirkan Layanan Mobilitas Terintegrasi di Jakarta Reporter | Sivana Zahla Putri Ritonga Editor | Parluhutan Situmorang JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025, 19.32 WIB JAKARTA, investortrust.id – Jakarta adalah kota yang tak pernah berhenti bergerak. Setiap hari ratusan ribu orang berpindah menuju kantor, sekolah, rumah sakit, hingga sekadar bertemu kerabat. Mobilitas yang kompleks menuntut adanya solusi transportasi yang cepat, nyaman, dan terintegrasi. Di tengah dinamika itu, PT Blue Bird Tbk (BIRD) atau Bluebird menjawab lewat transformasi besar. Tak lagi sekadar dikenal sebagai taksi biru, perseroan kini berfokus menjadi penyedia Mobility as a Service (Maa S) yang menghubungkan perjalanan masyarakat melalui layanan taksi, sewa mobil, bus, hingga logistik. Pengalaman ini dirasakan Ajung (25) yang mengaku tenang setiap kali dijemput armada biru. Mobil bersih, wangi, dan pengemudi rapi membuat perjalanannya lebih nyaman. Sebagai seorang introvert, ia menemukan ruang aman di kursi belakang, di mana sopir tahu kapan harus berbicara dan kapan cukup memberi ketenangan. Bagi pekerja swasta seperti Ajung, kepastian layanan jadi kunci. Sistem pemesanan yang jelas, pembayaran mudah, dan minim kendala membuatnya merasa terlindungi meski dikejar waktu. “Saya lebih suka Bluebird karena punya standar layanan konsisten. Armada terawat,
driver ramah, dan kalau saya nggak ingin ngobrol, mereka paham. Jadi saya merasa aman dan nyaman,” ungkapnya kepada investortrust.id. Brilian (29), karyawan swasta lainnya, juga merasakan hal serupa. Baginya, opsi fixed price Bluebird memberi kepastian harga meski hujan deras atau macet panjang melanda Jakarta. “Kalau jam sibuk atau hujan, harganya tetap sama,” katanya. Berbeda dengan pengalaman bersama kompetitor yang kerap menolak pesanan, Bluebird justru tetap menerima meski kondisi sulit. Armada terawat, sopir sabar, dan sistem pemesanan transparan membuat Brilian lebih memilih Bluebird. “Nggak ada biaya tambahan tersembunyi, semua sesuai dengan aplikasi,” tambahnya. Bagi Yuswi (24), keunggulan Bluebird ada pada kemudahan akses dan keamanan berkendara. Armada mudah didapat, pengemudi tidak ugal-ugalan, dan kondisi kendaraan terawat membuat perjalanan terasa lebih nyaman. “Kalau dibandingin kompetitor, saya lebih suka Bluebird. Alasannya gampang dapet, mobilnya nyaman, dan drivernya sopan,” ujarnya. Cerita para pengguna itu menunjukkan bahwa Bluebird hadir bukan sekadar moda transportasi, tetapi sebagai pilihan mobilitas yang aman, nyaman, dan pasti di tengah padatnya Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menilai, kehadiran operator transportasi seperti Bluebird penting untuk menciptakan sistem transportasi efisien, aman, dan fleksibel di Jakarta maupun Jabodetabek. “Peran ini krusial bagi Jakarta sebagai kota global,” ujarnya kepada investortrust.id. Ia menambahkan, kontribusi sektor swasta seperti Bluebird membawa inovasi, teknologi, dan pengalaman yang meningkatkan kualitas layanan transportasi. Kolaborasi pemerintah dan swasta diyakini bisa mengurangi kemacetan sekaligus menghadirkan transportasi modern. Transformasi Digital Direktur Utama Bluebird Adrianto Djokosoetono (Andre) menegaskan visi perusahaan adalah menjadi penyedia layanan mobilitas terpercaya dengan mengedepankan kualitas. Transformasi digital menjadi kunci, di mana Bluebird mengusung konsep Maa S dengan ragam layanan taksi, sewa mobil, bus, hingga logistik. Sejak berdiri pada 1972, Bluebird dikenal sebagai pionir inovasi transportasi: mulai dari taksi ber-argometer, armada ber-AC, call center, hingga pool dengan maintenance workshop di Kemayoran. “Komitmen itu berlanjut di era 90-an lewat radio call center terkomputerisasi.
Transformasi Bluebird selalu lahir dari pemahaman terhadap pelanggan,” jelas Andre. Digitalisasi juga bukan hal baru. Pada 2008, Bluebird memperkenalkan cashless payment system melalui EDC, lalu meluncurkan aplikasi berbasis Blackberry pada 2011 yang terintegrasi dengan GPS. Transformasi berlanjut hingga lahirnya aplikasi My Bluebird. Kini Bluebird mengusung strategi 3M, yaitu Multi-Channel, Multi-Payment, dan Multi-Product. Pemesanan bisa lewat aplikasi My Bluebird, street hail, super apps, aplikasi perbankan, hingga OTA. Pembayaran pun fleksibel, dari tunai, kartu, e-wallet, hingga QRIS. Dari sisi produk, layanan tak lagi sekadar taksi, tapi juga sewa kendaraan, shuttle, bus, hingga solusi korporasi. Selain transformasi digital, Bluebird menegaskan komitmen keberlanjutan melalui tiga pilar, yaitu Blue Sky, Blue Life, dan Blue Corps. Blue Sky fokus pada mobilitas ramah lingkungan lewat armada listrik & CNG, panel surya, serta Sustainability Fund. Blue Life hadir dengan program sosial seperti beasiswa, Kartini Bluebird, dan Kawan Bluebird. Sementara Blue Corps menitikberatkan pada tata kelola perusahaan yang baik dengan beragam sertifikasi. Dari pengalaman pengguna, dukungan regulator, hingga visi korporasi, terlihat jelas satu benang merah: mobilitas bukan lagi sekadar berpindah tempat, melainkan soal rasa aman, kenyamanan, dan kepastian. Bluebird menjawab semua itu dengan menjaga tradisi sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Sumber: https://investortrust.id/market/78826/bluebird-bird-perkuat-transformasi-digital- keberlanjutan-hadirkan-layanan-mobilitas-terintegrasi-di-jakarta Lingkungan organisasi memiliki tiga tingkatan, yakni 1) lingkungan internal yang berpengaruh secara langsung terhadap organisasi; 2) lingkungan eksternal organisasi namun berpengaruh langsung terhadap organisasi; dan 3) lingkungan eksternal yang tidak berpengaruh secara langsung yakni juga disebut lingkungan makro. Berdasarkan kasus diatas:

1. Jelaskan faktor lingkungan internal yang menjadi motor penggerak perubahan di Bluebird, dan bagaimana aspek internal historis perusahaan mendukung transformasi ini!

2. Jelaskan bagaimana perilaku konsumen, kelemahan pesaing (competitor), dan peran regulator (pemerintah) sebagai faktor lingkungan eksternal yang memberikan pengaruh langsung terhadap keputusan Bluebird untuk bertransformasi!

3. Jelaskan faktor lingkungan eksternal yang tidak berpengaruh langsung yang melatarbelakangi perubahan Bluebird menjadi penyedia Mobility as a Service (Maa S) dan adopsi pilar keberlanjutan (ESG)! JAWAB SOAL 1 Menurut pendapat saya, faktor lingkungan internal yang paling kuat mendorong perubahan Bluebird adalah visi manajemen, budaya pelayanan, kemampuan teknologi, sumber daya manusia, serta pengalaman perusahaan dalam melakukan inovasi . Perubahan Bluebird tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi merupakan kelanjutan dari kemampuan perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan pelanggan dan perkembangan industri transportasi. Salah satu faktor penting adalah komitmen pimpinan Bluebird untuk mengubah perusahaan dari perusahaan taksi menjadi penyedia layanan mobilitas yang lebih luas. Dalam kasus

TUGAS 1 UKT MANAJEMEN

TUGAS 1 – UKT MANAJEMEN Manajemen Pemasaran Artikel Acuan Iklan Sebagai Faktor Pengganggu Kenyamanan Pengguna Media Daring Link Artikel…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-B5142786

TUGAS 2 KEBIJAKAN PUBLIK

TUGAS 2 – KEBIJAKAN PUBLIK MATKUL KEBIJAKAN PUBLIK Tugas 1: Analisis Video Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Pendidikan Petunjuk Umum: Jawab Soal Tugas…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-E29B2F78

TUGAS 1 – ETIKA DAN HUKUM BISNIS

TUGAS 1 – ETIKA DAN HUKUM BISNIS Analisis Implementasi CSR pada Perusahaan di Indonesia: Tinjauan Etika dan Hukum Petunjuk Pengerjaan

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-4ABE7805

TUGAS 1 – BISNIS DIGITAL

TUGAS 1 – BISNIS DIGITAL Penipuan bank secara online adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang semakin marak terjadi seiring dengan meningkatnya…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-8A134C26