TUGAS 1 MANAJEMEN PEMASARAN EMBS4212
TUGAS TUTORIAL 1 EMBS4212 / MANAJEMEN PEMASARAN / 3 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.1 Nama Penulis: Muhammad Adam Sudaryanto, S.
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-CBF6C452
- Format
- DOCX
- Jumlah halaman
- 4
- Tahun
- 2026
Isi dokumen
TUGAS TUTORIAL 1 EMBS4212 / MANAJEMEN PEMASARAN / 3 SKS PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERIODE 2026.1 Nama Penulis: Muhammad Adam Sudaryanto, S. E., M. B. A. Nama Penelaah: Dr. E. Andriyansah, S. E. M. M. Status Pengembangan: Baru Tahun Pengembangan: 2026 STRATEGI PEMASARAN DIGITAL MENDORONG PENINGKATAN PENJUALAN UMKM KOPI NUSANTARA Perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara perusahaan memasarkan produk kepada konsumen. Tidak hanya perusahaan besar, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) juga mulai memanfaatkan berbagai platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing. Salah satu contoh keberhasilan tersebut dapat dilihat pada UMKM Kopi Nusantara, sebuah usaha yang memproduksi dan menjual kopi asli Indonesia. Didirikan pada tahun 2019 di Bandung, Kopi Nusantara awalnya hanya mengandalkan penjualan secara langsung di toko dan promosi dari mulut ke mulut. Selama beberapa tahun pertama, rata-rata penjualan hanya mencapai sekitar 300 kemasan kopi per bulan dengan pelanggan yang sebagian besar berasal dari wilayah sekitar toko. Memasuki tahun 2024, pemilik usaha menyadari bahwa perilaku konsumen telah berubah. Banyak calon pelanggan mencari informasi produk melalui media sosial, membaca ulasan pelanggan dan melakukan pembelian secara daring melalui marketplace . Oleh karena itu, perusahaan mulai menerapkan strategi pemasaran digital secara lebih terencana. Langkah pertama yang dilakukan adalah membangun identitas merek melalui media sosial seperti Instagram, Tik Tok dan Facebook. Setiap hari tim pemasaran mengunggah konten berupa video proses roasting kopi, edukasi mengenai jenis kopi lokal Indonesia, cara menyeduh kopi yang benar serta testimoni pelanggan. Konten dibuat menggunakan konsep storytelling sehingga lebih menarik dan mudah dipahami oleh audiens. Selain membuat konten sendiri, perusahaan juga bekerja sama dengan beberapa food influencer yang memiliki pengikut antara 20.000 hingga 100.000 orang. Para influencer diminta mengulas produk secara jujur melalui video pendek dan siaran langsung ( live streaming ). Strategi ini berhasil meningkatkan jumlah kunjungan ke akun media sosial
perusahaan secara signifikan. Tidak hanya mengandalkan media sosial, Kopi Nusantara juga membuka toko resmi di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Untuk menarik pelanggan baru, perusahaan memberikan berbagai promosi berupa potongan harga sebesar 15%, gratis ongkos kirim, cashback serta voucher pembelian berikutnya bagi pelanggan yang memberikan ulasan positif. Program promosi tersebut berhasil meningkatkan jumlah transaksi selama kampanye berlangsung. Perusahaan juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp15 juta per bulan untuk menjalankan iklan digital melalui Meta Ads dan Google Ads. Target iklan difokuskan pada konsumen berusia 18–40 tahun yang memiliki ketertarikan terhadap kopi, gaya hidup, kuliner dan aktivitas bekerja dari rumah. Selain itu, perusahaan memanfaatkan email marketing dengan mengirimkan newsletter yang berisi informasi produk baru, promo bulanan serta tips menyeduh kopi kepada pelanggan yang telah mendaftar. Setelah enam bulan menjalankan strategi pemasaran digital, perusahaan memperoleh berbagai hasil yang cukup menggembirakan. Jumlah pengikut Instagram meningkat dari 2.500 menjadi lebih dari 15.000 pengikut. Tingkat interaksi ( engagement rate ) meningkat dari 2% menjadi 8%, sedangkan jumlah pengunjung marketplace meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan sebelum kampanye digital dilakukan. Penjualan online meningkat sebesar 70%, sementara jumlah pelanggan baru bertambah sekitar 55%. Meskipun demikian, perusahaan juga menghadapi beberapa tantangan. Persaingan antarpenjual kopi di platform digital semakin ketat sehingga biaya iklan terus meningkat. Selain itu, lonjakan pesanan menyebabkan keterlambatan pengiriman pada beberapa periode promosi. Tim layanan pelanggan juga menerima keluhan terkait lamanya waktu respons terhadap pertanyaan konsumen. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian pelanggan hanya melakukan pembelian ketika terdapat diskon atau promo gratis ongkos kirim. Tingkat pembelian ulang tanpa promosi masih relatif rendah. Melihat kondisi tersebut, manajemen Kopi Nusantara mulai merancang strategi baru yang lebih berorientasi pada loyalitas pelanggan. Beberapa program yang akan diterapkan antara lain program membership, sistem poin hadiah, personalisasi email marketing, peningkatan kualitas layanan pelanggan serta optimalisasi konten edukatif yang lebih menarik. Perusahaan berharap strategi tersebut dapat meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap promosi harga. Kasus Kopi Nusantara menunjukkan bahwa pemasaran digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan jangkauan pasar, membangun hubungan dengan pelanggan dan mendorong pertumbuhan penjualan. Namun, keberhasilan pemasaran digital tidak hanya
ditentukan oleh besarnya anggaran promosi, melainkan juga oleh kemampuan perusahaan dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang baik, mempertahankan loyalitas konsumen dan mengelola operasional bisnis secara efisien. Pertanyaan:
1. Evaluasilah apakah strategi media sosial yang dilakukan perusahaan sudah efektif! Berikan alasan berdasarkan artikel!
2. Rancang strategi pemasaran digital yang mengombinasikan iklan daring dan strategi organik agar penjualan melalui e-commerce tetap meningkat meskipun anggaran iklan dikurangi!
3. Analisis dan jelaskan faktor utama yang menyebabkan peningkatan penjualan sebesar 70%! JAWAB SOAL 1 Menurut saya, strategi media sosial yang dilakukan oleh Kopi Nusantara sudah dapat dikatakan efektif, terutama jika dilihat dari perubahan jangkauan, interaksi, dan hasil penjualan setelah strategi digital dijalankan. Sebelum melakukan pemasaran digital, perusahaan hanya mengandalkan penjualan langsung di toko dan promosi dari mulut ke mulut. Akibatnya, pelanggan yang dijangkau masih terbatas di sekitar lokasi usaha dan penjualan rata-rata hanya sekitar 300 kemasan per bulan. Setelah perusahaan mulai menggunakan Instagram, Tik Tok, dan Facebook secara aktif, jangkauan pasar menjadi lebih luas. Konten yang dibuat juga tidak hanya berisi penawaran produk, tetapi mencakup video proses roasting, edukasi tentang kopi lokal, cara menyeduh kopi, serta testimoni pelanggan. Menurut saya, strategi ini tepat karena konsumen tidak terus-menerus menerima iklan penjualan, tetapi juga memperoleh informasi yang bermanfaat. Penggunaan
Referensi terkait
TUGAS 1 UKT MANAJEMEN
TUGAS 1 – UKT MANAJEMEN Manajemen Pemasaran Artikel Acuan Iklan Sebagai Faktor Pengganggu Kenyamanan Pengguna Media Daring Link Artikel…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-B5142786
TUGAS 2 KEBIJAKAN PUBLIK
TUGAS 2 – KEBIJAKAN PUBLIK MATKUL KEBIJAKAN PUBLIK Tugas 1: Analisis Video Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Pendidikan Petunjuk Umum: Jawab Soal Tugas…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-E29B2F78
TUGAS 1 â ETIKA DAN HUKUM BISNIS
TUGAS 1 – ETIKA DAN HUKUM BISNIS Analisis Implementasi CSR pada Perusahaan di Indonesia: Tinjauan Etika dan Hukum Petunjuk Pengerjaan
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-4ABE7805
TUGAS 1 â BISNIS DIGITAL
TUGAS 1 – BISNIS DIGITAL Penipuan bank secara online adalah salah satu bentuk kejahatan siber yang semakin marak terjadi seiring dengan meningkatnya…
- Kategori
- TUGAS TUTON
- Kode dokumen
- J21-8A134C26