DISKUSI 8 – REKAYASA PERANGKAT LUNAK

DISKUSI 8 – REKAYASA PERANGKAT LUNAK Pemerintah Kota X memiliki visi untuk menjadi Smart City dengan mengembangkan sistem informasi terintegrasi bernama…

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-49D54268
Format
DOCX
Jumlah halaman
2
Tahun
2026

Isi dokumen

DISKUSI 8 – REKAYASA PERANGKAT LUNAK Pemerintah Kota X memiliki visi untuk menjadi Smart City dengan mengembangkan sistem informasi terintegrasi bernama "E-Gov Smart City". Sistem ini bertujuan untuk mempermudah pelayanan masyarakat, seperti pembuatan dokumen kependudukan, pengaduan layanan publik, sistem pajak online, serta pengelolaan data kota secara real-time. Proyek ini dirancang dengan anggaran besar dan target penyelesaian dalam 18 bulan. Pemerintah Kota X menunjuk vendor TI untuk mengembangkan sistem tersebut dengan harapan proyek ini bisa menjadi percontohan nasional dalam digitalisasi pemerintahan. Namun, setelah berjalan 12 bulan, proyek mengalami kendala besar yang akhirnya menyebabkan kegagalan implementasi. Berikut adalah beberapa permasalahan utama yang terjadi: Risiko Teknis yang Tidak Diantisipasi Sistem mengalami masalah kompatibilitas dengan perangkat keras yang digunakan oleh instansi pemerintahan setempat. Banyak instansi masih menggunakan komputer lama yang tidak mendukung sistem baru. Performa sistem buruk karena tidak dirancang untuk menangani ribuan pengguna yang mengakses layanan secara bersamaan. Risiko Manajemen Proyek yang Diabaikan Spesifikasi proyek terus berubah karena pemerintah sering meminta tambahan fitur baru tanpa memperhitungkan dampaknya terhadap timeline proyek. Kurangnya komunikasi antara vendor dan pemangku kepentingan, menyebabkan banyak fitur tidak sesuai dengan kebutuhan pengguna akhir. Risiko Keamanan dan Regulasi yang Terlupakan Tidak adanya enkripsi data menyebabkan bocornya informasi pribadi warga, yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem. Sistem tidak memenuhi standar keamanan nasional dan akhirnya ditolak oleh otoritas siber nasional. Akibat dari kegagalan proyek ini: Pemerintah Kota X mengalami kerugian finansial besar karena anggaran sudah dikeluarkan tetapi sistem tidak bisa digunakan. Vendor TI yang mengerjakan proyek ini kehilangan reputasi karena dianggap tidak mampu mengelola proyek dengan baik.
Masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sistem digitalisasi pemerintah karena proyek dianggap hanya membuang-buang anggaran tanpa manfaat nyata. Bayangkan jika proyek ini sejak awal menerapkan manajemen risiko yang baik. Apa saja langkah-langkah yang seharusnya dilakukan untuk mengidentifikasi, memperkirakan, memantau, dan mengurangi risiko dalam proyek ini agar tidak mengalami kegagalan? Pertanyaan Diskusi: Bagaimana cara mengidentifikasi dan memperkirakan risiko dalam proyek "E- Gov Smart City" sejak awal? Apa metode yang bisa digunakan untuk menghindari kegagalan seperti ini? Selamat berdiskusi! Catatan: Saya sarankan, teman-teman mahasiswa menjawab langsung pada tempat yang disediakan, TIDAK mengupload jawaban berupa file, termasuk TIDAK mengupload jawaban dengan GAMBAR ya. Terima kasih! JAWABAN Kegagalan proyek E-Gov Smart City menunjukkan bahwa pengembangan perangkat lunak tidak cukup hanya mengandalkan anggaran besar, teknologi baru, dan target penyelesaian. Proyek juga membutuhkan perencanaan serta pengelolaan risiko yang baik sejak awal. Dalam kasus ini, beberapa masalah sebenarnya dapat diperkirakan sebelum pengembangan dilakukan, seperti keterbatasan perangkat komputer di instansi pemerintah, perubahan kebutuhan sistem, kemampuan server, hingga keamanan data masyarakat.

DISKUSI 8 – PAJAK INTERNASIONAL

DISKUSI 8 – PAJAK INTERNASIONAL Indonesia menerapkan metode kredit pajak sebagai pendekatan utama dalam menghindari pajak berganda internasional.

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-781FBBB4

DISKUSI 8 – PENGANTAR BISNIS 2

DISKUSI 8 – PENGANTAR BISNIS Soa l PT ABC adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman.

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-CEA90E40

DISKUSI 8 Hukum Perdata Internasional

Hukum Perdata Internasional Alexander Thomson adalah warga negara Inggris yang meninggal dunia dan memiliki harta warisan 400.000 Pounsterling.

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-09934024

DISKUSI 8 – PSIKOLOGI INDUSTRI

DISKUSI 8 – PSIKOLOGI INDUSTRI Coba Anda amati lingkungan sekitar Anda dan berikan masukan mengenai penerapan kerekayasaan manusia dalam rangka meningkatkan…

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-8ADA91A4