DISKUSI 6 – AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I

DISKUSI 6 – AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I Saudara Mahasiswa dibawah merupakan soal untuk diskusi, diharapkan keaktifannya dalam menjawab soal diskusi pada sesi

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-9639CCA2
Format
DOCX
Jumlah halaman
2
Tahun
2026

Isi dokumen

DISKUSI 6 – AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH I Saudara Mahasiswa dibawah merupakan soal untuk diskusi, diharapkan keaktifannya dalam menjawab soal diskusi pada sesi

6. Kasus PT Mineral Nusantara memiliki sebuah mesin produksi yang diperoleh lima tahun lalu dengan biaya perolehan sebesar Rp1.200.000.000. Pada akhir tahun 2025, perusahaan melakukan penilaian kembali (revaluasi) dan memperoleh informasi bahwa nilai wajar mesin tersebut adalah Rp1.050.000.000, sedangkan nilai tercatat sebelum revaluasi sebesar Rp900.000.000. Pada tahun berikutnya, kondisi pasar mengalami penurunan sehingga permintaan produk menurun drastis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa jumlah terpulihkan (recoverable amount) mesin tersebut hanya sebesar Rp760.000.000, sedangkan nilai tercatat setelah penyusutan sebesar Rp850.000.000. Selain itu, perusahaan melakukan pertukaran kendaraan operasional lama dengan kendaraan baru yang memiliki fungsi serupa. Transaksi pertukaran tersebut memiliki substansi komersial, sehingga nilai wajar kendaraan lama dapat diukur secara andal. PT Mineral Nusantara juga memiliki area pertambangan batu kapur dengan biaya perolehan sebesar Rp15.000.000.000. Estimasi total cadangan yang dapat ditambang adalah 3.000.000 ton. Selama tahun berjalan perusahaan berhasil menambang 180.000 ton. Berdasarkan kasus tersebut, lakukan analisis sesuai dengan ketentuan Standar Akuntansi Keuangan. Pertanyaan Diskusi

1. Bagaimana perlakuan akuntansi atas revaluasi mesin produksi tersebut? Jelaskan dampaknya terhadap nilai tercatat aset dan ekuitas perusahaan.

2. Berdasarkan informasi recoverable amount, apakah perusahaan harus mengakui rugi penurunan nilai? Jelaskan perhitungannya.

3. Bagaimana perlakuan akuntansi atas pertukaran kendaraan operasional yang memiliki substansi komersial?

4. Hitunglah beban deplesi tahun berjalan dan jelaskan tujuan penerapan metode deplesi pada aset pertambangan. Mohon mencantumkan referensi yang digunakan. Selamat Belajar
Selamat Berdiskusi dan Sukses untuk Anda Semua JAWAB SOAL 1 Berdasarkan PSAK 216 tentang Aset Tetap, perusahaan yang menggunakan model revaluasi harus mencatat aset berdasarkan nilai wajarnya pada tanggal revaluasi. Menurut Farahmita dkk. (2026) dalam BMP Akuntansi Keuangan Menengah I Universitas Terbuka, pengukuran aset tetap perlu dilakukan sesuai standar akuntansi agar nilai yang disajikan dalam laporan keuangan mencerminkan kondisi aset secara wajar. Perhitungan kenaikan nilai mesin PT Mineral Nusantara adalah sebagai berikut: Nilai wajar mesin = Rp1.050.000.000

DISKUSI 6 – TEORI AKUNTANSI

DISKUSI 6 – TEORI AKUNTANSI Pengantar Teoretis: Teori Keagenan (diperkenalkan oleh Jensen & Meckling, 1976) memandang perusahaan sebagai sekumpulan kontrak…

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-ABA05370

DISKUSI 6 – UKT MANAJEMEN

DISKUSI 6 – UKT MANAJEMEN Artikel Acuan Pengukuran Kinerja Keuangan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dengan Pendekatan Rasio Likuiditas, Solvabilitas…

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-4682FB13

DISKUSI 6 – STUDI KELAYAKAN BISNIS

DISKUSI 6 – STUDI KELAYAKAN BISNIS Pemerintah daerah sedang mengembangkan kawasan pemukiman baru yang jumlah penduduknya terus meningkat.

Kategori
DISKUSI UT
Kode dokumen
J21-B399D37F