DISKUSI 4 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (EMBS4321)
MS) adalah perusahaan makanan dan minuman yang telah beroperasi di 12 negara di Asia Tenggara, Australia, dan Timur Tengah.
- Kategori
- DISKUSI UT
- Kode dokumen
- J21-1A850738
- Format
- DOCX
- Jumlah halaman
- 2
- Tahun
- 2026
Isi dokumen
DISKUSI 4 - SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (EMBS4321) Kasus PT. Makmur Sejahtera (PT. MS) PT. Makmur Sejahtera (PT. MS) adalah perusahaan makanan dan minuman yang telah beroperasi di 12 negara di Asia Tenggara, Australia, dan Timur Tengah. Selama 5 tahun terakhir, PT. MS mengalami pertumbuhan pesat melalui akuisisi beberapa merek lokal. Setelah melakukan akuisisi, PT. MS memutuskan juga akan mengimplementasikan sistem ERP untuk departemen produksi, logistik, keuangan dan SDM. Setiap hari, sistem mencatat jutaan transaksi pembelian. Namun, pertumbuhan ini justru menimbulkan masalah baru, terjadi keengganan untuk berubah ( resistance to change ) dibeberapa departemen dan rendahnya komitmen dari manajemen, sehingga sistem ERP tidak berjalan sesuai harapan. Selain itu, manajer pemasaran dan operasional kesulitan dalam memanfaatkan data tersebut karena hanya tersaji dalam bentuk tabel angka yang sangat besar dan tidak terstruktur (tidak terperinci), sedangkan CEO menginginkan manajer tersebut bisa mengambil keputusan lebih cepat, seperti misalnya menentukan produk mana yang harus didiskon, kapan waktu terbaik untuk promosi, dan perkiraan stok untuk 3 bulan ke depan. Setiap negara dan departemen (produksi, pemasaran, distribusi, keuangan) menggunakan sistem informasi yang berbeda-beda, sebagian besar adalah sistem lama ( legacy ) yang tidak saling terhubung. Laporan penjualan bulanan sering kali tidak sama antara tim pemasaran dan tim keuangan karena perbedaan sumber data. Proses perencanaan produksi masih manual—tim produksi menunggu laporan stok dari gudang yang sering terlambat 3–4 hari, sehingga sering terjadi kelebihan stok di satu negara dan kekurangan di negara lain. Pusat di Jakarta kesulitan memantau kinerja cabang di Riyadh dan Perth secara real-time, sehingga pengambilan keputusan strategis sering tertunda. CEO PT. MS menginginkan transformasi digital yang tidak hanya mengotomatisasi proses, tetapi juga menciptakan keunggulan kompetitif di pasar global yang semakin ketat.
1. Berdasarkan kasus PT. MS, jelaskan mengapa integrasi data antar- departemen menjadi sangat kritis!
2. Identifikasikan dan jelaskan 4 (empat) risiko utama yang akan dihadapi PT. MS jika gagal mengintegrasikan ketiga bagian kedalam sistem ERP!
3. Jelaskan tiga tahap utama Business Intelligence (BI) yang dapat membantu manajer PT. MS mengubah data mentah menjadi keputusan strategis!
JAWAB SOAL 1 Integrasi data menjadi sangat penting bagi PT. Makmur Sejahtera karena kegiatan produksi, pemasaran, distribusi, keuangan, dan persediaan saling berhubungan. Pada kasus PT. MS, setiap negara dan departemen masih menggunakan sistem yang berbeda sehingga data penjualan antara bagian pemasaran dan keuangan dapat menghasilkan angka yang tidak sama. Kondisi seperti ini membuat manajemen sulit menentukan data mana yang paling dapat dipercaya.
Referensi terkait
DISKUSI 4 UKT MANAJEMEN
DISKUSI 4 – UJIAN KOMPREHENSIF TERTULIS Artikel Acuan Pengaruh Penerapan Material Requirements Planning (MRP) Terhadap Efisiensi Manajemen Persediaan Pada…
- Kategori
- DISKUSI UT
- Kode dokumen
- J21-8A8461F3
DISKUSI 4 â TINDAK PIDANA KORUPSI
DISKUSI 4 – TINDAK PIDANA KORUPSI hukum tindak pidana korupsi merupakan lex specialis maka konsekuensi logisnya adalah adanya kekhususnya ketentuan yang…
- Kategori
- DISKUSI UT
- Kode dokumen
- J21-B9D56FC2
DISKUSI 4 UKT AKUNTANSI
DISKUSI 4 – UKT AKUNTANSI KASUS PT Sila Kreasi Digital adalah perusahaan yang memproduksi perangkat pendukung komputer dan menjual produk digital kepada…
- Kategori
- DISKUSI UT
- Kode dokumen
- J21-C9EEEF38
DISKUSI 4 TEORI KOMUNIKASI
Mahasiswa dimanapun Anda berada, Semoga Anda selalu sehat dan tetap semangat Pertemuan kita ke empat ini memfokuskan pada adanya pandangan bahwa manusia…
- Kategori
- DISKUSI UT
- Kode dokumen
- J21-A7C9814A