TUGAS 3 . HUKUM PERUSAHAAN

TUGAS 3 HUKUM PERUSAHAAN Soal 1 Sekelompok petani di Desa Suka Makmur bersepakat untuk mendirikan Koperasi Produsen “Tani Jaya” dengan tujuan membantu anggota…

Kategori
TUGAS TUTON
Kode dokumen
J21-D649B962
Format
DOCX
Jumlah halaman
2
Tahun
2026

Isi dokumen

TUGAS 3 HUKUM PERUSAHAAN Soal 1 Sekelompok petani di Desa Suka Makmur bersepakat untuk mendirikan Koperasi Produsen “Tani Jaya” dengan tujuan membantu anggota dalam penyediaan pupuk, bibit, dan penjualan hasil panen. Pada rapat awal, hanya 15 orang yang hadir dan menyetujui pendirian koperasi tersebut. Mereka segera memilih ketua dan bendahara, lalu mulai mengumpulkan simpanan pokok. Rapat anggota tersebut hanya dihadiri sebagian orang, tanpa ada pencatatan resmi notulen. Pengurus yang terpilih tidak memahami secara jelas perbedaan peran antara pengurus, pengawas, dan rapat anggota sebagai organ koperasi. Akta pendirian koperasi belum dibuat melalui notaris, sehingga koperasi belum memiliki pengesahan resmi dari Kementerian Hukum dan HAM. Sebagian anggota mengira bahwa setelah memilih ketua dan bendahara, maka tugas rapat anggota tidak lagi penting. Pertanyaan:

1. Analisislah apakah pendirian Koperasi “Tani Jaya” tersebut sudah sesuai dengan ketentuan syarat pendirian koperasi di Indonesia? Berikan jawaban anda dengan uraian syarat pendirian koperasi berdasarkan ketentuan perundang-udnagan yang berlaku!

2. Menurut Anda, apa konsekuensi hukum jika koperasi beroperasi tanpa akta pendirian resmi? Jelaskan!

3. Apakah yayasan dapat mendirikan koperasi untuk menunjang kegiatan sosialnya? Jelaskan! Soal 2 Ibu Lina adalah pemilik UMKM kerajinan tangan berbahan bambu di sebuah desa wisata. Produk yang dihasilkan cukup diminati wisatawan lokal, tetapi usahanya mengalami hambatan dalam berkembang. Hal tersebut dikarenakan modal usaha terbatas sehingga sulit untuk memperluas produksi, pemasaran masih mengandalkan penjualan langsung di toko kecil dekat rumah, tanpa memanfaatkan media digital, kualitas produk belum konsisten karena tenaga kerja kurang terampil, sulit mengakses informasi mengenai program bantuan pemerintah atau lembaga keuangan, persaingan dengan produk pabrikan yang lebih murah membuat penjualan sering menurun. Pertanyaan:

1. Dari uraian diatas, analisislah faktor internal dan eksternal yang menghambat pengembangan usaha UMKM milik ibu lina diatas!

2. Menurut anda bagaimana peran dan upaya pemerintah dalam membantu UMKM seperti usaha Ibu Lina? Jelaskan jawaban anda!

3. Berikan analisis anda terkait produk pabrikan yang dijual ”lebih murah”, apakah dibenarkan menurut hukum persaingan usaha yang berlaku di Indonesia? Jelaskan! Jawab Soal 1

1. Analisis apakah pendirian Koperasi “Tani Jaya” sudah sesuai dengan ketentuan syarat pendirian koperasi di Indonesia? Menurut saya, pendirian Koperasi Produsen “Tani Jaya” dalam kasus tersebut belum sepenuhnya memenuhi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Meskipun para petani telah memiliki kesamaan kepentingan dan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota melalui penyediaan sarana produksi pertanian dan pemasaran hasil panen, masih terdapat beberapa syarat penting yang belum dipenuhi. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, koperasi primer harus didirikan oleh paling sedikit 9 orang yang memiliki kepentingan ekonomi yang sama. Dari sisi jumlah pendiri, koperasi tersebut sebenarnya telah memenuhi syarat karena dihadiri oleh 15 orang calon anggota. Namun demikian, terdapat kekurangan yang cukup mendasar. Pertama, rapat pendirian tidak READY FULL JAWABAN. HARGA START FROM 15K. WA 0852-8266-5627 READY FULL JAWABAN. HARGA START FROM 15K. WA 0852-8266-5627 LENGKAP REFERENSI MODUL, BUKU, JURNAL ILMIAH IG JOKIINAJA_21 TRUSTED 100% SINCE 2019